Selamat Bergabung, Karyawan CV Sang Surya Berseri Ikuti Pembekalan Kerja di RSI Siti Aisyiyah Madiun

MADIUN – RSI Siti Aisyah Madiun melaksanakan pembekalan perdana bagi karyawan alih daya (out sourcing) yang menjadi partner baru rumah sakit dari CV Sang Surya Berseri (SSB), Jumat, 2 Oktober 2026.

Pembekalaran karyawan our sourcing ini dilaksanakan di Hall Gedung AR Fachrudin, RSI Siti Aisyah Madiun, Kamis, 1 Oktober 2026.

CV. SSB sendiri merupakan perusahaan milik Muhammadiyah,di bawah Majlis Ekonomi Pimpinan Daerah Muhammadiyah KKota Madiun. CV SSB menjadi partner RSI Siti Aisyah Madiun untuk layanan keamanan dan kebersihan.

Sebanyak 50 karyawan CV. SSB mengikuti pembekalan perdana ini. Mereka  terdiri dari 10 tenaga keamanan (security), dan 40 petugas kebersihan (cleaning service)

Mereka akan menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan, kenyamanan, dan kebersihan lingkungan rumah sakit.

Acara pembekalan dihadiri PDM Kota Madiun, Majlis EKonomi PDM, jajaran direksi RSI Siti Aisyah Madiun serta manajer dan karyawan baru CV SBB,

Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua mendorong pegawai alih daya dari CV SBB yang bekerja di RSI Siti Aisyah Kota Madiun bekerja lebih baik sesuai dengan moto RSI Siti Aisyah Kota Madiun yaitu “Layananku Ibadahku”.

Dalam sambutannya, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua, mengucapkan selamat bergabung dan selamat datang di keluarga besar RSI Siti Aisyah Madiun.

“Selamat bergabung kepada 50 karyawan CV. Sang Surya Berseri. Mulai hari ini, kita adalah satu keluarga, satu tim dengan satu tujuan: memberikan pelayanan terbaik untuk pasien dan masyarakat. CV. SSB ini adalah bagian dari Muhammadiyah, jadi kita memiliki semangat yang sama, semangat berkemajuan,” ujar dr. Donna.

Dalam arahannya, beliau menekankan dengan tegas kepada seluruh karyawan security dan cleaning service untuk bekerja lebih baik, profesional, dan penuh tanggung jawab sesuai dengan moto-moto RSI Siti Aisyah Madiun.

“Security adalah wajah pertama rumah sakit, cleaning service adalah cermin kualitas rumah sakit. Kebersihan dan keamanan adalah hal utama yang dirasakan pasien. Saya minta semuanya bekerja dengan hati, disiplin, ramah, dan cepat tanggap,” tegasnya.

7 langkah pelayaan Islami

Dalam kesempatan tersebut, dr. Donna menekankan kewajiban melaksanakan 7 langkah pelayanan Islami oleh rumah sakit Islam dalam setiap interaksi dengan pasien dan pengunjung.

Adapun 7 Langkah Pelayanan Islami yang menjadi budaya kerja yang menjadi ciri khas RSI Siti Aisyah Madiun adalah pertama, budayakan senyum, salam, sapa dalam arti memberikan terima kasih yang ramah dan hangat kepada setiap pasien dan pengujung.

Kedua, komunikasikan setiap rencana pelayanan dengan menjelaskan secara transparan tindakan medis atau perawatan yang akan diberikan.

Ketiga, awali setiap tindakan dengan basmalah dan akhiri dengan hamdalah dengan menyertakan doa dalam setiap proses perawatan maupun pelayanan kepada pasien.

“Layanilah pasien dan keluarganya seperti keluarga sendiri dengan menunjukkan kepedulian yang tulus dan empati tinggi selama proses penyembuhan,” terang Direktur RSI Siti Aisyah Madiun.

Kemudian bekerja dengan Ikhlas, ramah, santun dan disiplin dengan menjunjung tinggi profesionalisme kerja yang dilandasi nilai-nilai ibadan.

Berikutnya mengajak pasien dan keluarganya untuk selalu berdoa dan beristighfar dengan mendampingi serta memotivasi pasien agar sellau mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Terakhir membudayakan sholat berjamaah guna menjaga ibadah wajib bagi pegawai dan memfasilitasi pelaksanaan ibadah di lingkungan rumah sakit.

Sementara itu karyawan baru CV SBB terlihat antusias mengikuti pembekalan. Dengan bergabungnya CV. SSB sebagai partner kerja, diharapkan kualitas layanan penunjang di RSI Siti Aisyah Madiun semakin meningkat, bersih, aman, dan nyaman, sejalan dengan semangat Muhammadiyah untuk memberikan yang terbaik bagi umat.(MJK)


 [U1]

Bagikan

Baca juga

Trending

Scroll to Top