7th Jogjakarta Communication Conference (JCC) 2026 Akan Digelar di Penang, Malaysia: Ajang Internasional Bahas Masa Depan Komunikasi Kreatif di Asia Tenggara

Yogyakarta/Penang – Komunitas akademik komunikasi di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara bersiap menyambut perhelatan besar The 7th Jogjakarta Communication Conference (JCC) 2026 yang akan berlangsung pada tanggal 15 hingga 17 April 2026 di Eastin Hotel Penang, Malaysia. Konferensi internasional ini mengusung tema utama “Creative Public Futures: Content, Civic Engagement, and Digital Culture in Southeast Asia” dengan fokus pada peran konten, keterlibatan sipil, serta budaya digital dalam membentuk masa depan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.Acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) bersama mitra seperti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM), Universiti Sains Islam Malaysia (USIM), dan Universiti Sains Malaysia ini memadukan konferensi akademik dengan program International Community Services. Rangkaian kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi lintas batas dalam bidang komunikasi, inovasi media, dan pengabdian masyarakat.

Pembicara kunci yang telah dikonfirmasi menghadirkan perspektif global dan regional, di antaranya Profesor Madya Dr. Bahiyah Omar dari Universiti Sains Malaysia, Profesor Arndt Graf dari Goethe-Universität Frankfurt Jerman, Bai Long Ph.D. dari Dongguan University of Technology China, Dr. Fajar Junaedi M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Indonesia, serta Dr. Safiyyah Ahmad Sabri dari Universiti Sains Islam Malaysia.Ruang lingkup topik yang dibahas sangat luas dan relevan dengan tantangan masa kini, mencakup civic storytelling dan public communication, digital culture serta ekosistem komunikasi Asia Tenggara, responsible content beserta etika dan tata kelola media, AI serta otomatisasi dalam masa depan pekerjaan komunikasi, praktik komunikasi berbasis komunitas, kolaborasi media lintas batas dan diplomasi regional, inovasi serta platform komunikasi baru bagi kaum muda, komunikasi strategis untuk perubahan sosial dan politik, komunikasi budaya serta dekolonisasi dalam media, komunikasi CSR yang membangun kepercayaan publik dan dampak sosial, isu keadilan lingkungan dalam komunikasi serta advokasi publik, dan berbagai tema terkait komunikasi dengan kebijakan internasional.

Ketentuan penting bagi calon peserta dan pemakalah meliputi tenggat pengiriman abstrak pada 9 Maret 2026, pengumuman penerimaan pada 11 Maret 2026, batas akhir registrasi early bird hingga 14 Maret 2026, pengiriman naskah lengkap paling lambat 11 April 2026, serta pelaksanaan konferensi pada 15–17 April 2026 pukul 08.00 hingga 17.00 waktu setempat (GMT+8). Makalah terpilih akan dipublikasikan di jurnal internasional terindeks Scopus, memberikan nilai tambah signifikan bagi karier akademik peserta.Panitia mengajak para akademisi, peneliti, praktisi komunikasi, mahasiswa pascasarjana, serta pemerhati isu digital dan sosial untuk bergabung dalam forum ini. Informasi lengkap, panduan pengiriman naskah, dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi https://jcc-indonesia.id/.

Konferensi ini tidak hanya menjadi wadah pertukaran ide ilmiah, tetapi juga momentum untuk membangun jaringan regional dalam menghadapi era AI, dekolonisasi media, dan perubahan sosial di Asia Tenggara.Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi Thoyib di nomor +62 856-301-5058 atau Denis di nomor +62 818-0994-9849.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top