Menjadi Keluarga Allah di Bumi: Rahasia Tartil dan Peran Ahli Qur’an

Oleh Dr.Suwardi, M.Pd.I (wakil rektor Universitas Muhammadiyah Madiun)

Muqoddimah

Alhamdulillah, puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Swt. yang telah menurunkan Al-Qur’an sebagai huda (petunjuk) dan syifa (obat) bagi jiwa. Selawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada baginda Nabi Muhammad Saw., sosok yang akhlaknya adalah Al-Qur’an itu sendiri. Sahabat kajian yang dirahmati Allah, seringkali kita terjebak dalam rutinitas membaca Al-Qur’an hanya untuk mengejar target khatam, tanpa sempat menyapa makna di setiap ayatnya. Padahal, Al-Qur’an adalah surat cinta dari Sang Pencipta. Mari kita bedah bersama, bagaimana Allah dan Rasul-Nya memberikan panduan agar kita bukan sekadar pembaca, tapi menjadi “keluarga” pilihan-Nya di bumi.

1. Seni Membaca Al-Qur’an: Menghayati Setiap Huruf dengan Tartil

Dalam Surah Al-Muzammil ayat 4, Allah Swt. memberikan instruksi yang sangat spesifik mengenai teknis berinteraksi dengan kitab suci-Nya:

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

Perintah “Warttilil-qur’ana tartila” bukan sekadar saran agar suara terdengar merdu. Secara bahasa, tartil berarti perlahan, teratur, dan tidak tergesa-gesa. Ali bin Abi Thalib r.a. mendefinisikan tartil sebagai “Tajwidul huruf wa ma’rifatul wuquf” (membaguskan pelafalan huruf dan memahami tempat berhenti). Membaca dengan tartil adalah cara kita menghormati setiap firman Tuhan. Bayangkan Anda sedang membaca pesan dari seseorang yang paling Anda cintai; tentu Anda tidak akan membacanya secepat kilat, melainkan meresapi setiap kata agar pesan tersebut meresap ke dalam sanubari. Tartil adalah kunci pembuka pintu tadabbur (perenungan), sehingga Al-Qur’an tidak hanya berhenti di kerongkongan, tapi masuk menghujam ke dalam hati.

2. Standar Manusia Terbaik: Lingkaran Belajar dan Mengajar

Dunia memiliki standar “orang terbaik” berdasarkan kekayaan atau jabatan, namun Rasulullah Saw. menggeser standar tersebut ke arah yang jauh lebih mulia. Beliau bersabda:

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari). Hadits ini menciptakan sebuah ekosistem kebaikan yang tak terputus. Menjadi yang terbaik dimulai dari posisi belajar—mengakui ketidaktahuan kita di hadapan ilmu Allah. Namun, kesempurnaan iman tidak berhenti di sana. Seseorang baru mencapai derajat “terbaik” yang sejati ketika ia mulai mengajarkan apa yang diketahuinya. Mengajarkan di sini tidak harus menjadi ustaz di atas mimbar; mengajarkan anak mengeja Alif Ba Ta atau berbagi satu pemahaman ayat kepada teman pun sudah masuk ke dalam lingkaran kemuliaan ini. Inilah investasi akhirat yang paling menjanjikan.

3. Meraih Status ‘Keluarga Allah’ di Bumi

Mungkin terdengar mengejutkan saat kita mendengar kalimat “Allah punya keluarga”. Namun, dalam hadits riwayat Ibnu Majah, Rasulullah Saw. menegaskan bahwa ada sekelompok manusia yang mendapatkan posisi seistimewa itu:

هُمْ أَهْلُ الْقُرْآنِ أَهْلُ اللَّهِ وَخَاصَّتُهُ

“Mereka adalah Ahli Al-Qur’an (Ahlul Qur’an), merekalah keluarga Allah dan orang-orang khusus-Nya.” Tentu saja, istilah “keluarga” di sini bersifat metaforis (tasyriif), bukan biologis. Menjadi Ahlullah berarti mendapatkan perlindungan, kasih sayang, dan akses khusus “VIP” ke rahmat Allah. Seorang Ahlul Qur’an bukan hanya mereka yang hafal 30 juz secara lisan, tetapi mereka yang hatinya menjadi “wadah” bagi Al-Qur’an dan perilakunya mencerminkan nilai-nilai Al-Qur’an. Saat kita menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat harian, maka Allah akan menjadikan kita sebagai bagian dari “keluarga” pilihan-Nya yang senantiasa dijaga.

Kesimpulan

Membaca dengan tartil adalah metode kita, belajar dan mengajar adalah tugas kita, dan menjadi Keluarga Allah adalah tujuan utama kita. Al-Qur’an bukan sekadar pajangan di lemari, melainkan kompas yang menentukan di mana posisi kita di hadapan Allah nanti.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top