MADIUN – Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., mengapresiasi webinar MGBK Navigator Karir Siswa hasil kerjasama tim PMB UMMAD dengan MGBK SMK Jawa Timur ini, Kamis, 26 Februari 2026.
Rektor UMMAD menyampaikan webinar hasil kerjasama tim PMB UMMAD dengan MGBK SMK Jawa Timur ini yang merupakan amal ibadah kepada Allah karena di acara ini terjadi saling berbagi ilmu pengetahuan.
Sekaligus upaya kedua pihak sebagai stake holder yang memiliki tanggung jawab besar terhadap bangsa dan negara dalam mendidik generasi muda.
“Kolaborasi dalam webinar ini sangat bagus sebagai bagian dari kita semua menyongsong hadirnya Indonesia Emas tahun 2045. Kita punya peran membangun SDM unggul, siap menghadapi era Indonesi Emas itu,” terang Rektor UMMAD.
Rektor UMMAD menyampaikan, sebagaimana dipahami bersama bahwa guru BK punya peran sangat penting da;am pembentukan karakter peserta didik.
Bahkan Rektor UMMAD menyebutkan, kalau dikalkulasi, guru BK punya peran lebih dari 60 persen dalam membentuk karakter peserta didik.
“SDM yang tidak hanya kompeten didalam ilmu pengetahuan tapi sekaligus SDM yang berkarakter, punya kompetensi spiritualitas, sosial, emosional selain tentu kompetensi secara langsung mengenai kemauan yang tinggi merespon perkembangna Iptek ke depan,” jelas Rektor UMMAD.
Rektor UMMAD menyampaikan, tema webinar MGBK Sebagai Navigator Karir merupakan tema yang menarik. Navigator adalah penentu arah mengenai peran maksimal yang bisa dilakukan guru BK dalam mendidik siswa menjadi generasi emas di masa depan.
Hal itu juga yang dilakukan UMMAD sebagai aset bangsa, perguruan tinggi Muhammadiyah di Madiun. Namun tentu saja peran UMMAD tidak hanya berhenti di posisi tersebut.
“Kami siap, kampus ini bekerjasama dengan guru BK yang memiliki peran penting dalam Pendidikan karakter anak didik,” jelas Rektor UMMAD.
Rektor UMMAD menyampaikan, pihaknya sudah memiliki pusat konsultasi psikologi dan talenta yang salah satu tujuannya memberi konsultasi talenta kepada siswa didik dengan pendampingan guru.
“Menentukan bakat dan minat, menentukan masa depan, meniti karir sesuai passion masing masing. Jangan sampai calon mahasiswa salah arah menentukan jati diri. Salah memilih minat dan prodi bisa fatal akibatnya karena (mahasiswa) tidak bisa berkembang,” terang Prof. Sofyan Anif.
“Dari potensi yang dimiliki, kami mengajak seluruh guru BK dengan koordinasi Mas Adi Putra bagaimana kita menentukan what next (setelah webinar ini), melakukan kegiatan menguntungkan untuk peserta didik menyiapkan kader bangsa menatap masa depan,” tambah Rektor UMMAD.
Transformasi UMMAD
Dalam kesempatan sambutan tersebut, Rektor UMMAD juga menyampaikan proses transformasi yang terus dijalankan UMMAD.
“Termasuk menambah 5 prodi baru yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Rektor UMMAD.
Transformasi lainnya adalah terkait IT dan SDM. Di bidang SDM, UMMAD telah menguliahkan dosen hingga ke Malaysia untuk menempuh studi doktor.
Bahkan transformasi pembelajaran yang dilakukan di UMMAD tidak hanya luring tapi sudah hibryd seperti yang diharapkan mahasiswa saat sekarang, kuliah blended.
Dengan adanya kerjasama dengan bapak ibu semua tentu akan makin memberi keyakinan kepada siswa calon mahasiswa untuk berkuliah di UMMAD.
“Kami jamin, para dosen dan system pelayanan yang kami lakukan makin baik dan bisa jadi role model bagi PT lain sekaligus mengantaskan adik-adik ( mahassiwa) menyongsong Indonesia Emas,” jelas Rektor UMMAD.
“Mohon dibantu dukungan dalam kaim mebangun pt di madiun agar ke depan jadi PT unggulan bisa kita banggakan untuk bangsa ini,” tambah Rektor UMMAD. (*)





