Mahasiswa Ilmu Komunikasi UM Jatim Gali Ilmu Jurnalistik ke Solopos dan Monumen Pers

SURAKARTA– Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun (UM Jatim) sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) melakukan studi media ke Kota Surakarta, Kamis 4 Juni 2026.

Kunjungan lapangan ini merupakan bagian dari praktik mata kuliah Announcing Skill yang diampu oleh Awit Istighfarin, S.I.Kom., M.Med.Kom.

Tujuannya untuk menjembatani teori di ruang kelas dengan realitas industri media dan sejarah pers secara langsung.

Bedah Dapur Redaksi di Griya Solopos

Griya Solopos menjadi destinasi pertama rombongan. Di sini, mahasiswa langsung disambut oleh suasana newsroom yang dinamis.

Mahasiswa menerima materi seputar dunia penyiaran dan tantangan presenter di era digital dari Ani, penyiar senior Solopos.

Tak hanya teori, rombongan juga diajak room tour melihat dapur redaksi, studio podcast, hingga melihat langsung mesin cetak koran raksasa bekerja.

“Kami ingin memberikan gambaran nyata kepada mahasiswa tentang apa yang terjadi di balik layar industri media,” ujar Ani.

Napak Tilas Sejarah di Monumen Pers Nasional

Puas menyelami media modern, rombongan bergeser ke Monumen Pers Nasional Surakarta untuk mempelajari akar jurnalistik bangsa.

Di gedung bersejarah ini, mahasiswa mengamati arsip koran kuno pra-kemerdekaan, mesin ketik antik, hingga pemancar radio kuno.

Melihat koleksi tersebut, mahasiswa merasa sejarah pers menjadi lebih hidup dan tidak sekadar jadi bahan hafalan kuliah.

Teori Kampus Bertemu Realitas Lapangan

Kunjungan ke dua lokasi ini mendapat respons antusias dari para mahasiswa yang merasa mendapat perspektif baru.

“Sangat seru, kami bisa melihat langsung bagaimana proses koran dicetak dan ruang redaksi bekerja,” ungkap Eva, salah satu mahasiswa.

Dosen pendamping, Awit Istighfarin, mengaku bangga dengan antusiasme mahasiswanya selama mengikuti kegiatan.

“Alhamdulillah, kegiatan ini memberi pengalaman baru karena mahasiswa bisa melihat langsung proses kerja media yang selama ini dipelajari di kelas. Semoga ini jadi bekal menghadapi dunia kerja,” pungkas Awit.

Penulis: Ifazira Hawawi, mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UM Jatim.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top