UMJT Kunjungi STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Siapkan Kerjasama Catur Darma PT

MADIUN – Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) melakukan kunjungan akademik ke Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi, Senin, 21 September 2026.

Rombongan dari UMJT dipimpin Wakil Rektor I UMJT, Dr. Fajar Junaedi, Kepala Bagian Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia (POSDM) UMJT, Santosa Pradana Putra Setya Negara, S.Si., M.Biotech.

Juga Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LjM UMJT, Rury Narulita, M.Kes, Kabag Administrasi Akademik, Galik Wiratmoko, M.Kom dan Dekan FIK, Dr. Eny Pemilu Kusparlina, M.Kes.

Rombongan dari UMJT, diterima Wakil Ketua I dan Wakil Ketua II STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi.

Wakil Rektor I UMJT, Dr. Fajar Junaedi, M.Si., menerangkan, kehadiran UMJT ke STIT Muh Tempurejo, Ngawi adalah upaya membangun jaringan (networking) dengan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) terdekat setelah beberapa waktu yang lalu UMJT mengunjungi Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO).


Tujuan dari kunjungan akademik ini adalah membangun kesepahaman dan menjalin kerjasama di 4 bidang (catur darma) perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian, pengabdian dan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

Di bidang pengajaran kami tawarkan proses saling tukar menukar dosen, dll sehingga bisa jadi recognisi masing-masing kampus secara resiprokal.

“Dosen UMJT mengajar di STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi demikian juga sebaliknya. Atau mengisi kegiatan yang bersifat akademik,” ujar Fajar Junaedi.

Dalam hal penelitian, UMJT berharap ada kolaborasi penelitian bersama. Praktiknya, kalau di UMJT butuh mitra bisa bekerjasama dengan STIT Muhamadiyah Tempurejo dan begitu juga sebaliknya.

“Begitu juga dengan pengabdian, sama dengan penelitian, salimg menjadi mitra pengabdian,” jelas Fajar Junaedi.

Terkait kerjasama AIK dan Kemuhammadiyahan, Fajar Junaedi menyampaikan, UMJT mengajak STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi membangun kesepahaman dan kerjasama untuk mengembangkan kegiatan AIK secara kolektif.


“Misalnya dalam bentuk kerjasama IMM UMJT dengan IMM STIT Muhammadiyah Tempurejo, Kediri. Kami berusaha dari sifat idealis konseptual jadi hal mudah diterapkan atau dikolaborasikan,” ujar Fajar Junaedi.

Fajar Junaedi menambahkan, pihaknya berharap juga dapat dilakukan kerjasama bidang promosi. Hal ini bisa dilaksanakan dengan cara kedua kampus saling mempromosikan keberadaan prodi masing-masing di kedua daerah.

Misalnya jika ada calon mahasiswa Ngawi yang ingin kuliah di prodi yang tidak ada di STIT Muhammadiyah Tempurejo, Ngawi tapi di UMJT ada (prodi) maka pihak STIT akan mempromosikan UMJT kepada calon mahassiwa tersebut.

Demikian juga sebaliknya, jika disini ada calon mahasiswa ingin kuliah di prodi yang tidak ada di UMJT tapi ada di STIT, maka UMJT akan mengarahkan ke STIT.(*)

Bagikan

Baca juga

Trending

Scroll to Top