Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Aisyah Madiun menggelar Pelepasan Karyawan/Karyawati Penerima Reward Umroh Tahun 1448 H/2026 M, Jumat. 2 Oktober 2026.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan tersebut dilakukan di Ruang Pertemuan Lantai 3 Gedung Mas Mansyur RSI Aisyaih Madiun.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran direksi RSI Siti Aisyah Madiun, kepala bagian (Kabag), juga kepala bidang (kabid)
RSI Siti Aisyah Madiun memberi penghargaan kepada 5 karyawan terbaik tahun ini berupa berangkat ibadah umrah ke tanah suci sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan loyalitas mereka.
Kelima karyawan penerima reward Umroh tersebut adalah Puspo Riyadi, Hari Mus Edy Sutrisno, S.Kep.Ns, Eny Endrawati, S.Kep.Ns, Sulistyaningsih, A.Md.Farm, Dwi Ernawati.
Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR, FISQua menyampaikan bahwa acara di Ruang Pertemuan Lantai 3 ini bukan sekadar seremonial, tetapi doa dan dukungan dari semua pihak di rumah sakit milik persyarikatan ini.
“Bapak/Ibu adalah karyawan pilihan yang telah menunjukkan kinerja, dan pengabdian yang luar biasa. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, luruskan niat karena Allah. Kami titip doa untuk kemajuan RSI Siti Aisyah Madiun, untuk para pasien, dan untuk seluruh keluarga besar rumah sakit,” tutur dr. Donna.
Secara simbolis, jajaran direksi kemudian dokumen perjalanan kepada masing-masing penerima reward, yang disambut dengan tepuk tangan dan isak haru bahagia.
Mewakili para penerima, Hari Mus Edy Sutrisno, S.Kep.Ns, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga.
“Kami tidak bisa berkata-kata selain bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada seluruh direksi, Kabag, Kabid, dan teman-teman semua. Reward ini adalah amanah. Insya Allah kami akan mendoakan yang terbaik untuk RSI Siti Aisyah Madiun dari Tanah Suci,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Acara ditutup dengan doa bersama dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan saling bersalaman memberikan ucapan selamat. Pemberian reward umroh tahunan ini menjadi bukti nyata komitmen RSI Siti Aisyah Madiun dalam memuliakan dan menyejahterakan karyawan, tidak hanya secara duniawi tetapi juga secara ukhrawi. (*)





