MADIUN— Pimpinan Daerah Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kota Madiun meluncurkan Tunas Athfal Hizbul Wathan dalam kegiatan Launching Tunas Athfal Hizbul Wathan dan Outbound PAUD ‘Aisyiyah Kota Madiun di Edupark Ngrowo Bening, Kota Madiun, Selasa (13/10/2026).
Peluncuran ini menjadi langkah penguatan pendidikan karakter dan pengenalan nilai-nilai kepanduan sejak usia dini melalui sinergi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.
Wakil Kwartir Wilayah (Kwarwil) Hizbul Wathan Jawa Timur, Ramanda Yasir Wachid, menyampaikan apresiasi atas peluncuran Tunas Athfal Hizbul Wathan di lingkungan TK ‘Aisyiyah. Ia berharap program tersebut membawa keberkahan, mendorong kemajuan Hizbul Wathan dan ‘Aisyiyah, serta menjadi awal tumbuhnya semangat baru bagi anak-anak untuk menjadi generasi penerus dan pemimpin masa depan.
Menurut Yasir Wachid, Tunas Athfal merupakan Cross program lintas lembaga yang mempertemukan peran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam membangun generasi berakhlak Qur’ani. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan, tetapi juga pembiasaan perilaku baik dalam kehidupan sehari-hari.
Dua nilai utama yang menjadi fondasi pembentukan karakter melalui Tunas Athfal Hizbul Wathan adalah kejujuran dan ketaatan. Kedua nilai tersebut diharapkan mulai tumbuh melalui kegiatan pembelajaran, permainan, keteladanan guru, serta pembiasaan positif di lingkungan sekolah dan keluarga.
Ketua Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Madiun, Lilik Mustofiyah, M.Pd., menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini harus mampu membangun karakter sekaligus menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan.
Menurut Lilik Mustofiyah, kegiatan yang melibatkan anak secara langsung, termasuk aktivitas di luar kelas, merupakan kesempatan untuk melatih keberanian, kemandirian, kerja sama, sikap menghargai teman, dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Ini adalah kesempatan bagi anak-anak untuk belajar berani, mandiri, bekerja sama, menghargai teman, dan mengenal lingkungan melalui pengalaman yang menyenangkan,” jelas Lilik dalam sambutannya.Ia menambahkan bahwa anak usia dini memiliki karakteristik belajar yang khas, yakni melalui gerak, permainan, pengalaman langsung, dan kasih sayang. Karena itu, pendidikan hendaknya tidak hanya menjadikan anak pintar, tetapi juga bahagia, percaya diri, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.
Dukungan terhadap pembentukan generasi masa depan juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun, Ir. H. Sutomo, S.T., M.H.
Ia mengingatkan bahwa anak-anak yang saat ini mengikuti pendidikan PAUD kelak akan tumbuh menjadi dokter, polisi, guru, serta berbagai profesi lainnya. Mereka juga berpotensi menjadi pemimpin masa depan sehingga perlu dipersiapkan melalui pendidikan dan pembiasaan belajar dengan tekun sejak dini.
Ketua PD IGABA Kota Madiun, Wahyu Dian Sukowati, S.Pd.AUD, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan peluncuran Tunas Athfal Hizbul Wathan dan outbound diikuti 716 peserta didik PAUD ‘Aisyiyah se-Kota Madiun.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari, yaitu 13 Oktober 2026 untuk kelompok B dengan 355 siswa dan 14 Oktober 2026 untuk kelompok A dengan 361 siswa.
Setelah pembukaan dan peluncuran, peserta mengikuti berbagai permainan outbound yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar melalui aktivitas fisik dan interaksi sosial. Berbagai permainan tersebut meliputi papan titian, jejak kaki, permainan kelompok, estafet menyusun kreweng, merayap, ranjau tali, hingga memindahkan bola dan botol secara berkelompok.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kwarwil Hizbul Wathan, Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan Kota Madiun, PDM Kota Madiun, PDA Kota Madiun, Majelis PAUD Dasmen, Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah se-Kota Madiun, serta pengawas dan penilik Dinas Pendidikan Kota Madiun.
Melalui peluncuran Tunas Athfal Hizbul Wathan, PD IGABA Kota Madiun bersama unsur Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah diharapkan dapat memperkuat pembentukan karakter anak sejak usia dini.
Penanaman kejujuran, ketaatan, kemandirian, dan kepedulian menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi berakhlak Qur’ani yang kelak mampu tumbuh menjadi pribadi bertanggung jawab dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (*)
Penulis: Lilik Mustofiyah, M.Pd. Majelis Paud Dasmen PDA Kota Madiun





