Pelatihan Nasional Mubaligh Muda Muhammadiyah Bahas Best Practice Membuat Berita Dakwah

Bantul – Pelatihan Nasional Mubaligh Muda/Mahasiswa Muhammadiyah (PNM3) yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menghadirkan materi Best Practice Membuat Berita Dakwah yang disampaikan oleh Dr. Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si.

Materi ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan PNM3 yang berlangsung pada 21–24 Oktober 2026 di Rabu–Sabtu, 21–24 Oktober 2026, dengan tujuan membekali para mubaligh muda dan mahasiswa Muhammadiyah dengan kemampuan menyampaikan pesan dakwah melalui pemberitaan yang informatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat.

Dalam pemaparannya, Dr. Fajar Junaedi membahas pentingnya keterampilan jurnalistik dalam mendukung aktivitas dakwah. Berita dakwah tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi mengenai kegiatan keislaman dan gerakan Muhammadiyah, tetapi juga sebagai media untuk menyebarluaskan nilai-nilai Islam yang mencerahkan kepada masyarakat luas.

Peserta dibekali pemahaman mengenai dasar-dasar penulisan berita, mulai dari menentukan unsur penting dalam sebuah peristiwa, menyusun informasi secara sistematis, hingga menyajikan berita yang faktual, aktual, dan memiliki nilai manfaat bagi pembaca. Ketepatan informasi dan pemilihan bahasa yang komunikatif menjadi aspek penting agar pesan dakwah dapat tersampaikan secara efektif.

Melalui materi ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan kemampuan menulis dan mengemas aktivitas dakwah menjadi berita yang menarik, kredibel, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat di era digital. Kemampuan tersebut juga menjadi bekal bagi kader Muhammadiyah untuk memanfaatkan media sebagai sarana syiar Islam dan penyebaran informasi yang bertanggung jawab.

Pelatihan ini menegaskan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui mimbar dan ceramah, tetapi juga dapat diperluas melalui tulisan dan pemberitaan. Dengan keterampilan jurnalistik yang baik, mubaligh muda Muhammadiyah diharapkan mampu menghadirkan konten dakwah yang mencerahkan, memperkuat literasi masyarakat, serta memperluas jangkauan gerakan dakwah Muhammadiyah. (Anisa)

Bagikan

Baca juga

Trending

Scroll to Top