MADIUN – Suasana penuh kekhusyukan dan antusiasme mewarnai pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Baiturrahim, Jalan Margobawero, Kota Madiun pada malam ini. Ratusan jamaah memadati ruang utama hingga selasar masjid untuk menunaikan ibadah sunnah muakkad tersebut dengan penuh khidmat.
Bertindak sebagai Imam sekaligus Khatib tarawih adalah Ketua Takmir Masjid Baiturrahim, Dr. Suwardi, M.Pd.I. Dalam khutbah singkatnya (kultum), sosok yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor 2 Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad) ini menekankan pentingnya menanamkan rasa gembira (fariha) dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Kegembiraan yang Membawa Berkah
Dalam uraiannya, Dr. Suwardi mengutip hadits masyhur mengenai keutamaan menyambut bulan suci:
“Barangsiapa yang bergembira dengan datangnya bulan Ramadan, maka Allah mengharamkan jasadnya tersentuh api neraka.”
Beliau menjelaskan bahwa kegembiraan yang dimaksud bukanlah kegembiraan yang bersifat duniawi, melainkan kegembiraan spiritual karena diberikan kesempatan kembali oleh Allah SWT untuk mendulang pahala di bulan penuh ampunan.
”Kegembiraan ini adalah wujud syukur. Jika hati kita gembira menyambut Ramadan, maka setiap amalan, mulai dari puasa, tadarus, hingga sedekah, akan terasa ringan dijalankan,” ujar Dr. Suwardi di hadapan jamaah yang menyimak dengan saksama.
Keutamaan Ramadan sebagai Madrasah Jiwa
Lebih lanjut, Dr. Suwardi memaparkan dalil utama kewajiban puasa yakni QS. Al-Baqarah ayat 183, yang bermuara pada pembentukan karakter muttaqin (orang yang bertakwa). Beliau menyebut Ramadan sebagai ‘Madrasah Jiwa’ yang melatih kedisiplinan, kesabaran, dan empati sosial.
”Ramadan adalah momentum transformasi diri. Allah SWT membuka pintu-pintu surga, menutup pintu neraka, dan membelenggu setan-setan agar kita fokus memperbaiki hubungan dengan Sang Kholiq dan sesama manusia,” tambahnya.
Antusiasme Jamaah dan Kelancaran Ibadah
Pelaksanaan sholat tarawih di Masjid Baiturrahim berjalan sangat lancar. Pengurus takmir tampak sigap mengatur barisan shaf dan kenyamanan jamaah. Kehadiran Dr. Suwardi sebagai imam memberikan magnet tersendiri bagi warga di sekitar Jalan Margobawero untuk berjamaah di masjid tersebut.
Salah satu jamaah mengungkapkan rasa syukurnya atas suasana Ramadan tahun ini. “Alhamdulillah, masjid sangat ramai. Ceramah dari Pak Dr. Suwardi tadi sangat menyentuh dan membuat kami semakin semangat menjalani puasa sebulan penuh ke depan,” ungkapnya.
Kegiatan tarawih ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan Kota Madiun dan keselamatan umat Islam di seluruh dunia. Diharapkan, semangat awal Ramadan ini dapat terjaga hingga akhir bulan suci nanti.





