MADIUN- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) menggelar Nonton Bareng (Nobar) Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Tim Nasional Indonesia dan Thailand pada Senin, 5 Oktober 2026, di Kampus 1 UMJT.
Nobar yang terbuka untuk umum tersebut dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa UMJT, mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi lain di Kota Madiun, serta masyarakat umum.
Presiden Mahasiswa BEM UMJT, Maikel Jeksen, menyampaikan bahwa nobar ini tidak hanya menjadi ruang untuk menikmati pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi bentuk dukungan dan harapan mahasiswa terhadap perjuangan tim nasional Indonesia.
“Nobar ini merupakan bentuk dukungan kami sebagai mahasiswa terhadap Tim Nasional Indonesia yang sedang berjuang membawa nama bangsa. Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa UMJT juga memiliki harapan dan semangat yang sama untuk Indonesia dalam laga ini. Dukungan itu tidak hanya datang dari mahasiswa UMJT, tetapi juga dari mahasiswa berbagai kampus di Madiun dan masyarakat yang hadir malam ini,” ujar Maikel Jeksen.
Menurutnya, antusiasme terhadap Timnas Indonesia menjadi momentum yang mampu mempertemukan berbagai latar belakang dalam satu ruang. Perbedaan kampus maupun lingkungan sosial tidak menjadi sekat ketika masyarakat dan mahasiswa memiliki semangat yang sama untuk mendukung Indonesia.
“Yang menarik dari kegiatan ini adalah kita bisa melihat mahasiswa dari berbagai kampus di Madiun duduk bersama, masyarakat juga hadir, dan semuanya memberikan dukungan untuk Indonesia. Sepak bola menjadi ruang yang mempertemukan kita. Dari sini kita belajar bahwa rasa kebangsaan dan kebersamaan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana,” lanjutnya.
Nobar berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta bersama-sama menyaksikan jalannya pertandingan dan memberikan dukungan kepada Tim Nasional Indonesia. Kehadiran mahasiswa lintas kampus juga menunjukkan bahwa semangat mendukung Timnas mampu menjadi ruang persatuan di kalangan generasi muda Madiun.
BEM UMJT berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi bagian dari upaya menghadirkan kampus sebagai ruang yang terbuka, inklusif, dan dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antarmahasiswa lintas perguruan tinggi di Kota Madiun.
“Bagi kami, nobar ini bukan sekadar menonton pertandingan. Ini tentang bagaimana kita hadir, berharap, dan memberikan dukungan untuk Indonesia bersama-sama. Menang atau kalah, dukungan kita tetap untuk Garuda,” ujar Maikel Jeksen. (*)





