MADIUN – Sebanyak 773 paket takjil dibagikan kepada masyarakat dalam kegiatan “Takjil On The Road” MI Muhammadiyah Kota Madiun (MI Muhimma) pada Rabu, 11 Maret 2026, pukul 16.30–17.00 WIB.
Kegiatan ini berlangsung di depan MI Muhimma, Jalan Semeru No. 4 Kota Madiun dan melibatkan siswa kelas VI, guru, karyawan.
Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Bahkan warga sudah menunggu di depan madrasah sebelum pembagian dimulai.
Demi menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, kegiatan ini juga mendapat dukungan lima anggota polisi dari Polsek Manguharjo.
“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan madrasah yang bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial pada siswa serta melatih mereka untuk berbagi dengan ikhlas kepada sesama,” ujar Kepala Sekolah MI Muhimma, Lilik Mustofiyah, M.Pd.,
Program Takjil On The Road menjadi salah satu kegiatan khas Ramadhan di MI Muhimma. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar teori tentang kebaikan dan sedekah di kelas, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung di tengah masyarakat.
Para siswa kelas VI berbaris rapi di tepi jalan sambil membagikan paket takjil kepada pengendara dan pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Sebanyak 773 paket takjil yang dibagikan berasal dari partisipasi berbagai pihak. Para orang tua murid, guru, karyawan madrasah, alumni, serta donatur turut berkontribusi dalam menyiapkan paket berbuka tersebut.
Kolaborasi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang kuat di lingkungan madrasah.Suasana di depan sekolah tampak ramai sejak sore hari.
Banyak masyarakat yang sudah berkumpul dan menunggu pembagian takjil. Ketika kegiatan dimulai, paket takjil dibagikan dengan cepat dan tertib hingga habis dalam waktu singkat.
Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi para siswa.
Mereka belajar tentang nilai empati, kepedulian, dan pentingnya berbagi rezeki dengan orang lain.Kegiatan ini juga mendapat pengamanan dari lima anggota polisi Polsek Manguharjo untuk mengatur arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat menerima takjil dengan tertib.
Menurut M. Khamim Tohari, guru agama MI Muhimma, kegiatan berbagi takjil ini memiliki landasan kuat dalam ajaran Islam.
Ia menjelaskan bahwa memberi makan orang yang berbuka puasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam agama karena pahalanya sangat besar, sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW tentang keutamaan memberi makan orang yang berpuasa.
Kegiatan Takjil On The Road MI Muhimma tidak hanya menjadi tradisi Ramadhan, tetapi juga sarana pendidikan karakter yang nyata bagi para siswa.
Melalui kegiatan ini, madrasah berupaya menanamkan nilai empati, kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada generasi muda sejak dini.
Pihak madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi kepada sesama, terutama di bulan Ramadhan yang penuh berkah.
Dengan semangat kebersamaan antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, kegiatan berbagi seperti ini diharapkan dapat terus menumbuhkan budaya dermawan, peduli, dan saling menolong di tengah kehidupan sosial.(*)
Penulis: Lilik Mustofiyah, M.Pd





