DowerRun: Kolaborasi Budaya dan Olahraga, Project Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun

MADIUN – Sebagai wujud nyata program kampus berdampak, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun menghadirkan sebuah inovasi kegiatan bertajuk DowerRun 5K Kota Madiun 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara budaya dan olahraga yang dirancang tidak hanya sebagai ajang rekreatif, tetapi juga sebagai kontribusi akademik dalam memperkuat city branding Madiun sebagai “Kota Pendekar”.

Project ini menempatkan mahasiswa sebagai aktor utama dalam merancang, mengelola, hingga mengomunikasikan event berbasis budaya lokal. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai pencak silat ke dalam kegiatan lari, DowerRun menjadi representasi bagaimana pendekatan komunikasi kreatif dapat mengemas identitas tradisional ke dalam format yang lebih modern, inklusif, dan partisipatif.

Kota Madiun sendiri dikenal memiliki akar budaya pencak silat yang kuat, dengan berbagai perguruan yang tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari identitas sosial masyarakat. Nilai-nilai seperti ketahanan, sportivitas, dan semangat juang yang melekat pada pencak silat kemudian dihadirkan dalam konsep DowerRun, sehingga peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga merasakan spirit “pendekar” dalam setiap langkahnya.

Ketua panitia, Muhammad Syaifudin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja kolaboratif mahasiswa yang ingin menghadirkan sesuatu yang berdampak bagi masyarakat.
DowerRun ini bukan sekadar event lari, tetapi bagian dari upaya kami sebagai mahasiswa untuk berkontribusi dalam mengangkat identitas Kota Madiun. Kami ingin menunjukkan bahwa budaya bisa dikemas secara kreatif dan relevan dengan tren saat ini,” ujar Syaif, panggilan akrabnya.

Sementara itu, Kaprodi Ilmu Komunikasi, UMMAD Latutik Mukhlisin, M.I.Kom, menilai bahwa project ini mencerminkan implementasi nyata dari pembelajaran komunikasi strategis.
“Ini adalah contoh konkret bagaimana mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga mempraktikkan komunikasi sebagai alat pembangunan citra daerah. Kolaborasi budaya dan olahraga seperti ini menjadi strategi efektif dalam memperkuat branding Kota Madiun sebagai Kota Pendekar,” jelasnya.

DowerRun 5K Kota Madiun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 06.00–11.00 WIB, dengan rute yang melintasi sejumlah jalan utama kota, mulai dari Jalan Pahlawan (PSC), Jalan Panglima Soedirman, Jalan Mastrip, Jalan Thamrin, Jalan Diponegoro, Jalan dr. Soetomo, Jalan Jawa, dan kembali ke Jalan Pahlawan.

Kegiatan ini menargetkan 750 peserta dari kalangan umum dan pelajar. Selain mendorong gaya hidup sehat, DowerRun juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat, menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal, serta menjadi daya tarik wisata yang memperluas promosi Kota Madiun.

Melalui inisiatif ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Madiun menunjukkan bahwa kampus dapat berperan aktif dalam pembangunan daerah. Tidak hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi yang mampu menghubungkan budaya, masyarakat, dan identitas kota dalam satu pengalaman yang bermakna.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top