Madiun – Suasana pagi yang sejuk di Halaman Gedung Dakwah Islamic Centre Madiun (ICM), Jl. Sumatra No. 6-10, Kota Madiun, pada Ahad, 5 April 2026, berubah menjadi lautan ilmu dan kebersamaan. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan — keluarga muda, kaum santri, hingga masyarakat umum — memadati lokasi sejak pukul 06.00 WIB untuk mengikuti Kajian Ahad Pagi yang digelar Badan Pengelola Islamic Centre Madiun.Dengan penuh semangat, Ustadz Dr. Syakir Jamaluddin, MA dari Yogyakarta, menyampaikan tausiyah mendalam bertema “Syawal dan Hakikat Kemenangan”.
Dosen FSIP Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sekaligus anggota Majelis Tabligh PP Muhammadiyah ini membuka kajian dengan menyoroti kesalahpahaman umat tentang makna kemenangan pasca-Ramadhan dan Idul Fitri.“Banyak di antara kita yang salah kaprah memahami doa ‘min al-‘aa’idin wal faa’izin’. Padahal, doa itu bukan sekadar ucapan selamat, melainkan permohonan agar Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali suci dan benar-benar menang melawan hawa nafsu,” jelas Ustadz Syakir di hadapan jamaah yang menyimak dengan khusyuk.Syakir menegaskan bahwa kemenangan hakiki (al-fauz) dalam Al-Qur’an bukanlah kemenangan duniawi yang sementara, melainkan saat Allah ridha dan memasukkan hamba-Nya ke dalam surga.
Sementara al-falah adalah kemenangan di dunia yang berlanjut hingga akhirat, seperti saat berjihad dengan harta dan jiwa serta menegakkan shalat.Dalam paparannya yang sarat ayat Al-Qur’an, Ustadz Syakir menjelaskan sembilan syarat utama meraih kemenangan agung (al-fauz al-‘azhim), di antaranya beriman dan beramal shalih, saling tolong-menolong dalam amar ma’ruf nahi munkar, mengikuti Rasulullah ﷺ dan para sahabat, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, jujur serta istiqamah, takut durhaka kepada Allah, berjuang dengan harta dan jiwa, sabar, serta bertakwa sepenuhnya.Jamaah terlihat begitu terkesan.
Mari terus jaga semangat menuntut ilmu. Islamic Centre Madiun akan terus hadir sebagai rumah ilmu bagi seluruh umat.






