Yogyakarta – Lembaga Pengembangan Olahraga Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LPO PP Muhammadiyah) resmi menjalin kerja sama dengan Perkumpulan Sepak Bola Jalan Seluruh Indonesia (Persejasi) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU). Acara penandatanganan berlangsung pada Jumat, 3 Juli 2026 di Ruang Aula Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jl. Mentri Supeno No. 42, Yogyakarta. Kerja sama ini bertujuan untuk mengembangkan olahraga sepak bola berjalan kaki (walking football) di seluruh lingkungan Muhammadiyah. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda nyata yang mendukung kesehatan, kebugaran, dan nilai-nilai kebersamaan di kalangan warga Muhammadiyah.Ketua LPO PP Muhammadiyah, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., menyampaikan antusiasmenya terhadap kerja sama ini. Hendra Hartono, ketua pusat Persejasi hadir langsung di acara ini.
“LPO PP Muhammadiyah siap sepenuhnya mendukung dan mengembangkan sepak bola berjalan kaki di lingkungan Muhammadiyah. Olahraga ini sangat inklusif, cocok untuk semua usia, dan sejalan dengan semangat Muhammadiyah yang mendorong gaya hidup sehat serta kebersamaan. Kami akan memastikan program ini dapat diimplementasikan secara luas, mulai dari tingkat cabang hingga daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota persyarikatan,” ujar Dr. Gatot Sugiharto.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi titik awal kolaborasi yang produktif antara kedua pihak. LPO PP Muhammadiyah dan Persejasi akan bekerja sama dalam penyusunan program, pelatihan pelatih, penyelenggaraan event, serta sosialisasi sepak bola berjalan kaki sebagai salah satu moda olahraga yang ramah bagi masyarakat luas.Acara penandatanganan dihadiri oleh ketua Persejasi DIY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi dan jajaran pengurus Persejasi DIY, serta jajaran Pimpinan LPO PP Muhammadiyah . Seluruh pihak diharapkan dapat hadir tepat waktu untuk menyaksikan momen penting ini.Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sepak bola berjalan kaki semakin populer dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan olahraga yang sehat, inklusif, dan bernilai dakwah di Indonesia. (FJ)






