Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Jamaah yang dirahmati Allah, memasuki hari ke-18 Ramadhan, kita mengajarkan sebuah doa indah yang memohon agar Allah membukakan mata batin kita terhadap keberkahan waktu sahur dan cahaya petunjuk-Nya.
1. Menemukan Berkah di Waktu Sahur
Dalam doa tersebut, kami memohon: “Ya Allah, beritahukanlah kepadaku di bulan ini segala berkah yang tersimpan di dua pertiga malamnya…” . Waktu sahur bukan sekedar waktu makan, melainkan waktu yang penuh rahmat.
Rasulullah SAW bersabda mengenai keutamaan waktu ini:
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً
“Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari & Muslim)
Penjelasan: Berkah di sini mencakup keberkahan fisik (energi untuk ibadah) dan keberkahan spiritual, di mana doa-doa di ijabah dan dosa-dosa diampuni.
2. Hati yang Terang dengan Cahaya-Nya
Selanjutnya kita berdoa: “…terangkan hatiku di bulan ini dengan cahayanya…”. Hati adalah nahkoda tubuh. Jika hati gelap karena kemaksiatan, maka sulit bagi kita untuk melihat kebenaran. Sebaliknya, hati yang diterangi cahaya Allah akan mudah menerima kebaikan.
Hal ini relevan dengan firman Allah SWT:
أَفَمَن شَرَحَ اللَّهُ صَدْرَهُ لِلْإِسْلَامِ فَهُوَ عَلَىٰ نُورٍ مِّن رَّبِّهِ
“Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk (menerima) agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya (sama dengan orang yang membatu hatinya)…” (QS. Az-Zumar: 22)
3. Membimbing Anggota Tubuh dalam Ketaatan
Doa ini ditutup dengan permohonan agar Allah membimbing seluruh anggota tubuh untuk mengikuti tanda-tanda keagungan-Nya. Inilah hakikat dari ittiba’ (mengikuti petunjuk). Cahaya yang ada di dalam hati harus terpancar keluar melalui tindakan nyata:
- Mata yang terjaga dari maksiat.
- Tangan yang ringan dalam bersedekah.
- Kaki yang melangkah ke majelis ilmu dan masjid.
Melalui doa hari ini, kita diajak untuk menjadi sosok ‘Arif(orang yang mengenal Allah dengan mendalam). Mari kita gunakan sisa Ramadhan ini untuk mengejar keberkahan sahur dan memohon agar Allah tidak membiarkan hati kita gelap tanpa bimbingan-Nya.
اللَّهُمَّ نَبِّهْنِي فِيهِ لِبَرَكَاتِ أَسْحَارِهِ وَ نَوِّر إِلَى اتِّبَاعِ آثَارِهِ بِنُورِكَ يَا مُنَوِّرَ قُلُوبِ الْعَارِفِينَ
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.





