OBITUARI Fuad Dwi Artha, Mahasiswa Hukum UMJT, Selamat Jalan Anak Muda Istimewa….

MADIUN – Tak ada angin tak ada hujan, kampus Universitas Muhammadiyah Jawa Timur sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) dikejutkan dengan berita duka cita pada Ahad malam, 13 September 2026.

Fuad Dwi Artha (29), mahasiswa Prodi Hukum UMJT meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada Ahad malam itu saat melewati jalan raya Madiun-Surabaya di daerah Saradan, Kabupaten Madiun

Kepergiannya yang tiba-tiba mengagetkan banyak pihak. Tidak menyangka, tidak percaya dan entah apalagi kata-kata yang mewakili keterkejutan banyak orang Madiun pada awal pekan ini.

Betapa tidak, Fuad Dwi Artha yang dikenal sebagai individu yang bergiat dalam banyak organisasi juga seorang pekerja keras di bidang event organizer serta penulis banyak buku ini telah pergi selama-lamanya.

Bagi dosen Prodi Hukum UMJT, Anita Prawardhani, M.Hum, Fuad merupakan pribadi yang ramah, sopan dan tidak macam-macam. Sebagai mahasiswa kelas karyawan, Fuad selalu mengerjakan setiap tugas yang diberikan dosen.

“Saat ujian juga selalu mengikuti. Hasil nilanya bagus. Aktif juga mengikuti kegiatan diluar kampus dan prestasinya banyak,” ujar Anita, Selasa, 15 September 2026.

Mahasiswa Prodi Administrasi Kesehatan (Adminkes) UMJT, Hembalina Irma Tasiripoula mengatakan, sosok Fuad hadir sebagai orang yang baik, memberi peluang kepada orang lain untuk belajar dan mencoba.Irma, panggilan akrabnya, pernah dibawa Fuad mengikuti Pemilihan Putra Putri Kampus (PPKI) 2026 di Surabaya pada awal tahun dan mampu meraih penghargaan Best Outfit di event tersebut.

“Mas Fuad yang saya tahu orangnya baik. Kemarin waktu ada kegiatan PPKI, beliau juga memberikan saya kesempatan untuk mencoba dan ikut terlibat. Sejauh yang saya kenal, beliau cukup baik dan memberikan peluang kepada orang lain untuk belajar dan mencoba,” ujar Irma.

Rekam jejak prestasi

Fuad Dwi Artha memiliki prestasi luar biasa dalam kompetisi 4B (brain, beauty, behaviour dan brave) baik level Jawa Timur maupun nasional.

Ada 15 kompetisi yang ia menangi dari tahun 2018-2024. Pada tahun 2018 misalnya Fuad menjadi Duta Mister Jatim Fair 2018, Duta Mister Winner Jatim 2019, Best Dress Duta Anti Narkoba Jawa Timur 2020.

Pada tahun 2022, Fuad menjadi Top 8 Duta Pustaka Jawa Timur 2022, Duta Toleransi Indonesia 2022, Runner Up 4 Duta Pustaka Indonesia 2024 dan Duta Pelopor Pendidikan Indonesia 2024.

Mulai tahun 2025, Fuad melakukan transformasi. Merasa cukup di panggung pageant, ia menjadi penyelenggara kontes 4B melalui bendera Artha Talenta Management.

Tak hanya itu, Fuad mengembangkan kompetensi individu melalui ujian sejumlah sertifikasi yaitu Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Kemudian Sertifikasi Profesional Digital Marketing atau Certified Digital Marketing Profesional (C.DMP).

Berikutnya Certified Administrasi Perkantoran (CAP) dan juga Certified Public Speaking (CPS).

Fuad juga mengembangkan diri di bidang literasi. Tak tanggung-tanggung, ia telah menulis dan menerbitkan 12 judul buku ber-ISBN.

Mulai dari buku Pedoman Rohani, Konsep Dasar Profesi, Ayat-Ayat Perjuangan, hingga buku Guru Penggerak dan Hukum dan Politik.

Tak ingin sukses sendiran

Tak ingin sukses sendirian, Fuad mendirikan yayasan bernama Artha Talent Management. Yayasan ini menjadi tempat bagi dirinya untuk pengembangan potensi anak muda di Jawa Timur.

Melalui yayasan ini, ia aktif dalam penyelenggaraan ajang bergengsi seperti Putra Putri Budaya Literasi Indonesia serta Putera Nusantara & Srikandi Indonesia.

“Saya ingin anak muda Madiun dan Jatim menjadi generasi produktif yang membawa solusi bukan masalah,” ujarnya saat diwawancarai salah satu media online di Madiun, Maret 2026.(*)

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Trending

Scroll to Top