Magetan – Barat Islamic Center (BIC) menjadi saksi kegiatan Pengajian Ahad Pagi dan Halal Bi Halal yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah Barat Magetan pada Ahad, 5 April 2026 pukul 06.00 WIB. Bertempat di halaman SD Muhammadiyah 2 Barat, acara ini menghadirkan Ust. Dr. Suwardi Rosyid Anwarudin, M.Pd.I, wakil rektor Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) sebagai penceramah utama dengan tema “Membersihkan Hati, Menjemput Ampunan, dan Mengokohkan Ukhuwah”.
Dalam ceramahnya, Dr. Suwardi menjelaskan esensi Halal Bi Halal sebagai tradisi khas Nusantara yang sarat makna Islami. Kegiatan ini bukan sekadar acara maaf-maafan pasca Lebaran, melainkan upaya thalabul halal bi thariqin halal, yaitu mencari kehalalan melalui cara yang halal dengan mempererat silaturahmi dan membersihkan hati dari dendam serta permusuhan.Penceramah menguraikan tiga pendekatan dalam memahami Halal Bi Halal, yaitu pendekatan bahasa, hukum, dan Al-Quran.
Dari sisi bahasa, halal bihalal bermakna saling memaafkan sehingga mengubah hubungan dari benci menjadi senang dan dari berdosa menjadi bebas dosa. Sementara dari sisi fiqih, kegiatan ini menjadikan yang tadinya haram atau berdosa menjadi halal melalui taubat dan meminta maaf.Dr. Suwardi menekankan perbedaan hak Allah (Hablum Minallah) dan hak sesama manusia (Huququl Ibad). Ia mengingatkan bahwa dosa kepada sesama tidak akan diampuni Allah sebelum korban memberikan maaf dan ridha. Halal Bi Halal menjadi momentum penting untuk meminta kehalalan dan memutus rantai tuntutan di akhirat kelak.
Mengutip QS An-Nur ayat 22, Suwardi menyampaikan kisah Abu Bakar Ash-Shiddiq yang memaafkan Mistah bin Uthathah setelah teguran Allah. Suwardi juga menjelaskan ciri penghuni surga yang mampu menahan amarah, memaafkan, hingga berbuat ihsan, serta bahaya menjadi muflis di akhirat sebagaimana hadits Rasulullah SAW tentang orang yang bangkrut karena tidak memiliki amal kebaikan akibat menyakiti orang lain.Acara yang diikuti ratusan warga Muhammadiyah ini ditutup dengan doa bersama dan saling bermaafan. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah Islamiyah dan membersihkan hati umat dalam kehidupan sehari-hari.






