Prof. Dr. Achmad Nurmandi : Budaya Mutu Harus Hidup dalam Setiap Aktivitas Akademik

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) menyelenggarakan pelatihan auditor mutu internal pada Senin, 2 Maret 2026, di Gedung Korea kampus setempat. Kegiatan ini bertujuan membentuk auditor mutu internal yang profesional dan berintegritas guna memperkuat budaya mutu serta mendukung pencapaian akreditasi perguruan tinggi unggul.Pelatihan dengan tema “Membentuk Auditor Mutu Internal yang Profesional dan Berintegritas untuk Mewujudkan Budaya Mutu dan Akreditasi Perguruan Tinggi Unggul” ini diikuti oleh para dekan, ketua program studi, anggota Gugus Jaminan Mutu (GJM) fakultas, serta Unit Jaminan Mutu (UJM) program studi di lingkungan UM Buton.

Acara dibuka secara resmi oleh Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., yang menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan tanggung jawab bersama seluruh sivitas akademika, bukan hanya LPM semata. Ia menekankan pentingnya auditor mutu internal sebagai garda terdepan dalam menjaga standar dan mendorong peningkatan kualitas secara berkelanjutan.

Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), hadir sebagai narasumber utama dalam pelatihan ini. Beliau menyoroti peran strategis auditor mutu internal dalam mempersiapkan institusi menuju akreditasi unggul. Menurut Prof. Nurmandi, kunci sukses akreditasi terletak pada kelengkapan dokumen, konsistensi penerapan standar, serta integrasi sistem penjaminan mutu yang efektif. Ia menegaskan bahwa akreditasi unggul bukan sekadar target administratif, melainkan cerminan dari sistem mutu yang benar-benar berjalan baik dan terstruktur.

Dalam paparannya, Prof. Nurmandi menyatakan bahwa “budaya mutu harus hidup dalam setiap aktivitas akademik. Jika sistem berjalan baik dan bukti (eviden) lengkap, maka akreditasi unggul akan menjadi hasil alami dari proses yang terencana dengan baik.”Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya strategis UM Buton dalam roadmap transformasi mutu institusi, dengan fokus pada penyamaan persepsi standar mutu, konsolidasi sinergi antarunit, serta kesiapan menyeluruh menghadapi proses akreditasi.

Kehadiran Prof. Dr. Achmad Nurmandi sebagai pakar penjaminan mutu dari UMY diharapkan memberikan wawasan mendalam dan pengalaman praktis bagi peserta, sehingga auditor mutu internal UM Buton dapat lebih optimal dalam melaksanakan tugasnya untuk mewujudkan visi universitas yang profesional, akuntabel, dan unggul. Kegiatan semacam ini terus berlanjut demi kemajuan mutu pendidikan tinggi di lingkungan Muhammadiyah. (FJ)

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top