Relawan Sosial dan Masa Depan Kesejahteraan di Tangan Anak Muda

Refleksi 22 Februari 2026 – Kepemudaan & Relawan Sosial

Kepemudaan dan kerelawanan sosial merupakan dua entitas yang secara historis selalu berjalan beriringan. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, keterlibatan pemuda dalam kerja-kerja sosial cenderung bersifat insidental dan temporer. Banyak program kerelawanan hadir secara sporadis, tetapi tidak berlanjut menjadi komitmen jangka panjang dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Fenomena ini bukan semata soal rendahnya minat pemuda, melainkan lemahnya ekosistem pembinaan relawan sosial. Kerelawanan sering diposisikan sebagai aktivitas tambahan, bukan sebagai ruang pembelajaran sosial dan pengembangan kapasitas diri. Akibatnya, pemuda hadir, berkontribusi sesaat, lalu pergi tanpa ikatan keberlanjutan.

Dalam praktik penyelenggaraan kesejahteraan sosial, relawan—termasuk yang berasal dari kalangan muda—merupakan bagian penting dari Penyelenggara Kesejahteraan Sosial. Mereka berada di garis terdepan dalam pendampingan masyarakat, respons kebencanaan, dan layanan sosial berbasis komunitas. Namun, tanpa pembinaan yang sistematis, relawan muda rentan mengalami kelelahan, kebingungan peran, bahkan kehilangan orientasi nilai.

Pengembangan SDM relawan sosial semestinya tidak berhenti pada rekrutmen, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan, mentoring, dan internalisasi nilai-nilai sosial. Pemuda perlu melihat kerja sosial bukan hanya sebagai aksi kebaikan, melainkan sebagai proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial.

Di tingkat lokal, penguatan relawan muda menjadi investasi sosial jangka panjang. Ketika pemuda diberi ruang belajar, kepercayaan, dan arah yang jelas, kerja-kerja kesejahteraan sosial tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga melahirkan kader-kader sosial yang berintegritas. Masa depan kesejahteraan sosial, pada akhirnya, sangat ditentukan oleh sejauh mana kita mempersiapkan generasi mudanya hari ini.

M. Mochtar Mas’od
Penulis adalah dosen Universitas Muhammadiyah Madiun
.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top