MADIUN – Nafas Ramadhan yang identik dengan tantangan fisik rupanya tak menyurutkan semangat spiritual warga Kota Madiun. Hal ini terlihat jelas dalam pelaksanaan Kajian Ahad Pagi yang digelar di lingkungan Islamic Center Madiun (ICM) pada Minggu (01/03). Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan bapak-bapak dan ibu-ibu tampak antusias memenuhi area utama kajian, membuktikan bahwa lapar dan dahaga puasa justru menjadi pemantik semangat untuk menimba ilmu.
Hadir sebagai narasumber utama adalah Ust. Dr. KH. Agus Tri Cahyo, MA., yang juga menjabat sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Madiun. Beliau membawakan materi dengan lugas namun sarat makna, yang membuat para jamaah bertahan menyimak hingga sesi berakhir.
Ramadhan Bukan Alasan untuk Bermalas-malasan
Dalam tausiyahnya, Ust. Dr. KH. Agus Tri Cahyo menekankan pentingnya menjaga ritme ibadah dan produktivitas selama bulan Ramadhan. Beliau menyampaikan bahwa kajian ilmu adalah salah satu “nutrisi” terbaik bagi batin saat fisik sedang berpuasa.
”Kehadiran Bapak dan Ibu sekalian di sini adalah bukti bahwa Ramadhan adalah bulan perjuangan, bukan bulan istirahat. Mengaji di pagi hari saat puasa memiliki derajat kemuliaan yang berlipat ganda,” ujar beliau di hadapan para jamaah.
Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya deretan kendaraan yang memenuhi area parkir serta area dalam masjid yang terisi rapat. Meski sedang menjalankan ibadah puasa, suasana diskusi tetap berlangsung hidup. Banyak jamaah yang mencatat poin-poin penting dari materi yang disampaikan mengenai optimalisasi sepuluh hari pertama Ramadhan.
Simbol Guyub Rukun Warga Madiun
Kajian rutin ini tidak hanya menjadi ajang tholabul ilmi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi antarwarga di Kota Pendekar. Pengurus ICM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para jamaah yang tetap istiqomah hadir.
Kajian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ust. Dr. KH. Agus Tri Cahyo, mendoakan keberkahan bagi Kota Madiun serta kekuatan bagi seluruh umat muslim agar dapat menyelesaikan ibadah Ramadhan dengan predikat takwa.





