Strategi Pemanfaatan Bibliometrik untuk Penelitian Kedokteran Gigi

Yogyakarta – Di tengah semangat membangun generasi peneliti muda yang siap menghadapi tantangan masa depan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKG UMY) menggelar acara MOLAR 2026 dengan tema “Developing Future Ready Research Minds”. Acara yang berlangsung pada Minggu, 22 Februari 2026, pukul 07.30 hingga 11.55 WIB di Gedung E 8, Amphiteater Barat, berhasil menarik perhatian mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi angkatan 2024 dan 2025.Salah satu highlight acara adalah sesi penyampaian materi oleh pembicara, Dr. Fajar Junaedi S.Sos, M.Si, yang berfokus pada pemanfaatan bibliometrik dalam penelitian kedokteran gigi. Sesi ini digelar pukul 08.50 hingga 09.35 WIB, diikuti dengan 15 menit tanya jawab interaktif.

Fajar, yang dikenal sebagai pakar di bidang sosial dan metodologi penelitian, memberikan motivasi kuat kepada peserta untuk terlibat aktif dalam pembuatan karya tulis ilmiah, sambil menekankan strategi membangun konsistensi dan manajemen proses penulisan.Dalam paparannya, Fajar menjelaskan bahwa bibliometrik—sebuah pendekatan analisis kuantitatif terhadap publikasi ilmiah—merupakan alat ampuh untuk memetakan lanskap penelitian di bidang kedokteran gigi. “Bibliometrik bukan hanya tentang menghitung sitasi, tapi juga tentang mengidentifikasi tren global, kolaborasi antarpeneliti, dan dampak publikasi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan,” ujar Fajar, yang juga menjadi tim pengembang Universitas Muhammadiyah Madiun. Ia mencontohkan bagaimana analisis bibliometrik dapat digunakan untuk mengungkap topik-topik panas seperti implantologi gigi, pencegahan karies berbasis teknologi, atau aplikasi AI dalam diagnosis oral, dengan memanfaatkan database seperti Scopus, Web of Science, atau PubMed.

Lebih lanjut, Fajar membagikan tips praktis bagi mahasiswa pemula. Pertama, mulai dengan pemetaan kata kunci (keyword mapping) untuk menemukan gap penelitian. Kedua, gunakan metrik seperti h-index atau impact factor untuk mengevaluasi kualitas jurnal target. Ketiga, integrasikan bibliometrik dalam proposal penelitian untuk memperkuat argumen originalitas. “Dengan bibliometrik, mahasiswa bisa membangun penelitian yang tidak hanya inovatif tapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti penanganan masalah kesehatan gigi di daerah pedesaan Indonesia,” tambahnya.Peserta tampak antusias, terlihat dari sesi tanya jawab yang hidup.

Acara MOLAR 2026, yang diselenggarakan oleh BEM KM FKG UMY, juga mencakup pretest, sambutan dari pimpinan fakultas, serta sesi pembicara kedua. Indikator keberhasilan acara ini adalah peningkatan pemahaman peserta mengenai penulisan dan publikasi yang baik, yang diukur melalui posttest di akhir kegiatan.Dengan adanya seminar ini, diharapkan mahasiswa FKG UMY semakin termotivasi untuk berkontribusi dalam dunia penelitian kedokteran gigi, memanfaatkan tools seperti bibliometrik untuk menghasilkan karya yang berdampak global. Acara ditutup dengan foto bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top