Pengabdian masyarakat merupakan pilar krusial bagi perguruan tinggi untuk memastikan bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya berhenti di ruang kelas, melainkan hadir sebagai solusi nyata atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat secara langsung. Sebagai wujud nyata dari urgensi tersebut, Kepala Program Studi (Kaprodi) Psikologi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Muhammad Arif Rizqi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menggelar kegiatan pengabdian di Padukuhan Karangtengah, Imogiri, Bantul, pada Minggu (5/4/2026) dengan menyasar Angkatan Muda Mudi Islam (AMMI) Karangtengah sebagai mitra utama.
Kegiatan yang berlangsung di Balai RT 3 Karangtengah, Imogiri, Bantul ini merupakan tahun ketiga dari program pengabdian masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang berkelanjutan.
Tema kegiatan tahun ini yaitu “Menanam Kebaikan, Memanen Kebahagiaan”. Tema ini diambil dari spirit menebar kebaikan/manfaat sebanyak mungkin bagi lingkungan sekitar. Tahun ini, fokus utama dari kegiatan pengabdian adalah integrasi antara isu kesehatan mental dan kepedulian lingkungan. Tahun pertama kita berupaya mengangkat isu tentang kesehatan mental. Di tahun kedua kemarin kita mencoba memperkuat SDM yang sudah ada dan dilatih sebagai konselor sebaya. Semoga di tahun ketiga ini penguatan sumber daya manusia AMMI melalui materi kesehatan mental dan aktivitas menanam bisa semakin optimal.
Harapannya spirit menaman dan menebarkan kebaikan sebanyak mungkin akan bisa diinternalisasi melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini” kata Arif.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pakar psikologi yang memberikan perspektif komprehensif, dimulai dari Katrim Alifa Putrikita, M.Psi., Psikolog, yang mengedukasi peserta mengenai definisi kesehatan mental, jenis-jenis ganguannya, serta langkah preventif dan penanganan yang tepat. Melengkapi materi tersebut, Akbar Amada Putra, M.Psi., Psikolog, memperkenalkan metode healing yang unik melalui aktivitas menanam pohon sebagai sarana pemulihan emosional. Di samping itu isu tentang kepedulian lingkungan juga menjadi momentum yang tepat untuk mengangkat topik ini.
Sementara itu, Muhammad Arif Rizqi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, memperdalam pembahasan dengan mengaitkan korelasi antara kesehatan mental dan kepedulian lingkungan, dengan aktivitas menanam pohon bukan sekedar menjaga lingkungan, tetapi juga bentuk ibadah yang selaras dengan ayat-ayat Al-Qur’an, sebagaimana yang tertera dalam QS. Al-Isra’ ayat 44:
تُسَبِّحُ لَهُ ٱلسَّمَٰوَٰتُ ٱلسَّبْعُ وَٱلْأَرْضُ وَمَن فِيهِنَّ ۚ وَإِن مِّن شَىْءٍ إِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِۦ وَلَٰكِن لَّا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ ۗ إِنَّهُۥ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا
Artinya: “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” Menanam pohon bisa memberikan efek terapiutik yang menenangkan, jika kita menanam kebaikan dimanapun kita berada, maka kebahagiaan insyaallaah akan Allah berikan kepada kita” Lanjut Arif.
Selain edukasi, kegiatan ini juga menghibahkan satu unit drone kepada AMMI Karangtengah. Hibah ini selanjutnya sangat bermanfaat bagi pemuda, karena dapat dimanfaatkan sebagai media dalam melakukan dokumentasi kegiatan warga Karangtengah juga sebagai sumber pendapatan kas organisasi melalui jasa sewa drone, sehingga AMMI Karangtengah lebih berdaya secara finansial maupun mental.
Respon para pemuda sangat positif, di mana sekitar 30-40 peserta yang hadir mulai menyadari akan pentingnya mental health awareness dalam kehidupan organisasi maupun sehari-hari. Ketua AMMI Deri Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka wawasan baru bagi anggota AMMI terkait kesehatan mental dan kepedulian lingkungan. “Alhamdulillaah untuk tahun ini ada hal yang berbeda dari tahun kemarin. Semoga materi yang diberikan oleh mbak Katrim, mas Mada dan Pak Arif bisa bermanfaat. Dan kami mohon untuk didampingi terus supaya AMMI bisa terus berkembang. “ Kata Deri. Monitoring pasca kegiatan pun dilakukan secara rutin melalui kunjungan ke lokasi seninggu setelah program berjalan dan pendampingan kultural untuk memastikan program ini memberikan dampak jangka panjang.
Melalui inovasi tanam pohon dan pemberdayaan teknologi (hibah drone), Kaprodi Psikologi UMY berharap mitra AMMI dapat menjadi pelopor pemuda yang sehat mental, memberikan manfaat yang optimal bagi sekitar dan mandiri secara ekonomi. (RZ)






