Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Dr. Fajar Junaedi, S.Sos., M.Si. melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan pengembangan pemberitaan digital Muhammadiyah melalui reputasi bidang olahraga di media berbasis User Generated Content (UGC). Kegiatan yang digelar pada Selasa (10/3/2026) ini diikuti puluhan siswa dan guru kelas khusus olahraga dari tiga sekolah Muhammadiyah di Yogyakarta, yaitu SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, SMK Muhammadiyah Imogiri, SMP Muhammadiyah Imogiri, SMA Muhammadiyah Borobudur, SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo, SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta, SMP Muhammadiyah 7 Yogyakarta, MTs Muhammadiyah Karangkajen, dan SMP Muhammadiyah Mlati.
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan siswa atlet untuk menjadi kontributor aktif dalam memproduksi konten olahraga berbasis UGC di platform digital seperti Instagram, TikTok, dan YouTube. Melalui pelatihan ini, siswa diajarkan teknik menyusun caption berita foto olahraga, teknik pengambilan video dan foto saat latihan atau pertandingan, serta strategi penyebaran konten yang mampu meningkatkan reputasi dan visibilitas sekolah-sekolah Muhammadiyah di mata generasi muda. Dr. Fajar Junaedi yang juga aktif sebagai peneliti media dan komunikasi olahraga menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen UMY dalam mengintegrasikan ilmu komunikasi dengan pengembangan ekosistem Muhammadiyah.
Selama kegiatan, siswa diajak praktik langsung membuat konten berita olahraga sederhana. Materi mencakup etika jurnalistik digital, teknik storytelling olahraga, penggunaan hashtag Muhammadiyah, serta cara mengoptimalkan algoritma media sosial agar konten mereka mudah ditemukan oleh publik.

Direktur Pusat Syiar Digital Muhammadiyah (PSDM), Dr. Choirul Fajri menyambut baik kegiatan ini. “Pemberitaan di media digital sangat penting untuk promosi di generasi Z dan Alfa. Mereka tidak lagi mengonsumsi berita secara pasif, melainkan aktif menciptakan dan membagikan konten sendiri. Dengan memanfaatkan reputasi bidang olahraga yang sudah kuat di sekolah-sekolah Muhammadiyah, kita bisa membangun narasi positif yang jauh lebih menarik dan autentik melalui user generated content,” ujarnya (FJ)





