MADIUN – Di balik keindahan motif Batik Sidomukti dari Desa Sidomukti, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, tersimpan upaya para perajin dalam menjaga tradisi membatik yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kerajinan Batik Sidomukti dikenal memiliki motif khas yang terinspirasi dari alam sekitar kawasan pegunungan di wilayah Magetan.
Motif daun, bunga, serta ornamen alam menjadi ciri yang sering muncul dalam karya para perajin batik di desa tersebut.
Proses pembuatan batik masih dilakukan secara tradisional, mulai dari menggambar pola pada kain, proses pencantingan menggunakan malam, hingga tahap pewarnaan yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Setiap lembar kain batik dikerjakan dengan penuh kesabaran agar menghasilkan motif yang rapi dan berkualitas.
Ketua produksi Batik Sidomukti, Ibu Endrawati, mengatakan bahwa kegiatan membatik telah menjadi pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat desa sejak lama.
Menurutnya, keterampilan tersebut diwariskan dari generasi ke generasi.
“Batik di Sidomukti ini sudah ada sejak dulu dan menjadi bagian dari mata pencaharian masyarakat. Kami berusaha mempertahankan motif khas agar tetap dikenal,” ujar Endrawati saat ditemui di tempat produksi batik.
Selain mempertahankan teknik tradisional, para perajin juga mulai melakukan inovasi dalam motif dan produk.
Batik tidak hanya dijual dalam bentuk kain, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk fesyen seperti pakaian dan aksesoris agar lebih diminati oleh masyarakat.
Keberadaan Batik Sidomukti juga turut mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Banyak warga Desa Sidomukti yang terlibat dalam proses produksi batik, mulai dari pembatik, pengrajin motif, hingga proses pemasaran produk.
Dengan berbagai upaya tersebut, Batik Sidomukti diharapkan dapat terus berkembang dan tetap menjadi bagian dari identitas budaya Kabupaten Magetan.
Sumber: film Dokumenter produksi Batik Sidomukti di Desa Sidomukti, Magetan. Youtube @syaif026 / Muhammad Syaifudin





