IGABA Kabupaten Pekalongan Mandiri Sebagai Institusi Profesi, Pisah dari Himpaudi, IGTKI dan IGRA

PEKALONGAN– Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Kabupaten Pekalongan resmi memisahkan diri dari sejumlah organisasi profesi guru anak usia dini.

Yaitu Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia(IGTKI) dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA).

Pelepasan ini ditandai dengan mendeklarasikan diri menjadi organisasi profesi yang mandiri, pada acara Halalbihalal IGABA Kabupaten Pekalongan di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Kajen. Sabtu, 11 April 2026.

“Kami benar-benar sudah jadi organisasi mandiri, kami sejajar dengan Himpaudi, IGTKI dan IGRA di Pekalongan. Harapan kami, tetap bisa bersinergi karena kita sama-sama mendidik dan membimbing anak-anak usia dini,” ujar Oktavia Novita, Ketua IGABA Pekalongan usai deklarasi.

Oktavia Novita mengatakan, program utama dari IGABA adalah mewujudkan PAUD Aisyiyah yang berkualitas dan berkemajuan.

“Program kami akan fokus ke pendidikan PAUD menuju PAUD Aisyiyah berkualitas dan berkemajuan. Namun tetap kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Kemenag dan lembaga lain,” terang Novita.

Keberadaan PAUD Aisyiyah yang sudah ada lebih dari setengah abad yang lalu, dinilai layak untuk mendirikan wadah secara mandiri sebagai sarana untuk melejitkan potensi para guru PAUD Aisyiyah.

“Latar belakang mandiri karena selama ini IGABA sudah ada sejak tahun 1953, TK ABA sudah ada di Pekalongan hanya saja belum mendapatkan pengakuan secara organisasi. Kami ingin membangun rumah sendiri sebagai wadah guru-guru Aisyiyah yang bisa melejitkan potensi guru-guru kami,”terang Novita.

Diakui, keputusan mandiri IGABA dari organisasi yang selama ini diikutinya berawal dari instruksi Pimpinan Pusat Aisyiyah melalui IGABA, keputusan ini diyakini mendapatkan dukungan oleh segenap instansi terkait.

“Kemandirian ini instruksi dari Aisyiyah Pusat untuk mandiri. Sudah didukung oleh dinas terkait di provinsi hingga kabupaten,” terang Novita.

Saat ini tercatat anggota IGABA ada 421 guru yang tersebar di seluruh kecamatan di Pekalongan.

Dalam deklarasi ini juga dibarengi penandatanganan kesepakatan bersama dan ikrar untuk berkomitmen menjadikan IGABA sebagai wadah guru PAUD Aisyiyah untuk memajukan guru dan PAUD Aisyiyah.(*)

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top