​Madiun – Dalam upaya memperluas jangkauan dan pemerataan akses pendidikan tinggi, jajaran pimpinan rektorat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bersama seluruh Panitia dan Tim PMB.
Rapat strategis ini dipimpin langsung oleh Rektor, didampingi Wakil Rektor, serta dihadiri oleh seluruh personel tim operasional PMB.
​Fokus utama dalam rakor ini adalah merumuskan langkah kordinatif dan eksekusi masif untuk tiga jalur penerimaan utama: Jalur Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Jalur Reguler, dan Program Inovatif Sarjana Desa.
​Mendorong Pendidikan Inklusif dan Merata
​Rektor menegaskan bahwa PMB bukan sekadar rutinitas tahunan untuk memenuhi kuota, melainkan bentuk pengabdian kampus dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.
Melalui gerakan yang lebih masif, kampus berkomitmen memastikan bahwa keterbatasan ekonomi maupun letak geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi generasi muda untuk meraih gelar sarjana.
​”Kita ingin memastikan kehadiran kampus dirasakan hingga ke pelosok. Lewat skema KIP Kuliah yang transparan, jalur Reguler yang unggul, serta skema Sarjana Desa, kita sedang membuka pintu masa depan bagi anak-anak bangsa yang berpotensi,” ujar Rektor dalam arahannya.
​Strategi Tiga Jalur Utama
​Dalam kesempatan yang sama, para Wakil Rektor memaparkan poin-poin sinergi lintas bidang yang menjadi fondasi gerakan masif PMB tahun ini:
​Jalur KIP Kuliah (Masif & Tepat Sasaran): Penjaringan calon mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera akan ditingkatkan melalui sosialisasi langsung dan kolaborasi bersama jaringan sekolah serta komunitas lokal.
​Jalur Reguler (Layanan & Kualitas Terbaik): Peningkatan sistem pendaftaran berbasis digital yang cepat, transparan, dan user-friendly guna memberikan pengalaman terbaik bagi para calon mahasiswa umum.
​Program Sarjana Desa (Pemberdayaan Daerah): Program unggulan yang dirancang khusus untuk mencetak generasi muda pemangun desa. Kampus berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan pihak desa untuk merekrut serta membina calon pemimpin lokal masa depan.
​Sinergi Tim dan Optimisme Tinggi
​Seluruh Tim PMB menyatakan kesiapannya untuk bergerak cepat dan terstruktur. Dengan strategi pemasaran digital, pendekatan komunitas, serta kemudahan akses pendaftaran, tim optimis target penerimaan mahasiswa baru tahun ini dapat tercapai secara maksimal.
​Rakor diakhiri dengan komitmen bersama seluruh peserta rapat untuk memberikan pelayanan terbaik, informatif, dan humanis kepada para calon mahasiswa serta orang tua.
Gerakan PMB ini diharapkan menjadi angin segar bagi calon mahasiswa di berbagai daerah untuk segera bergabung dan bertumbuh bersama perguruan tinggi.






