MADIUN — MI Muhammadiyah Caruban (MIMUCA) sukses keluar sebagai Juara Umum tingkat SD/MI dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup Antar Pelajar 2026.
Ajang bergengsi yang dihelat oleh Pemerintah Kabupaten Madiun ini resmi dibuka oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto. Kompetisi berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 3 hingga 5 November 2026, bertempat di Gedung KORPRI Kabupaten Madiun. Tercatat sekitar 500 pelajar dari jenjang SD/MI hingga SMP/MTs se-Kabupaten Madiun turut ambil bagian.
MI Muhammadiyah Caruban menurunkan sembilan atlet terbaik yang merupakan didikan dari perguruan seni bela diri Tapak Suci. Berkat kesungguhan para siswa serta dedikasi tinggi dari jajaran pelatih berpengalaman, Dinda Indah Rachmawati Ansori, dan Rosida, S.H., kontingen madrasah ini berhasil mendominasi dan mengamankan gelar juara umum.
Dari sembilan atlet cilik yang dikirimkan, enam di antaranya sukses memborong medali, rinciannya sebagai berikut:
- Julio Putra Chaniago — Juara 1 Kelas D Putra Usia Dini
- Ashabrina Jefrisa — Juara 1 Kelas F Putri Usia Dini
- Agha Vivenka Nanda — Juara 2 Kelas F Putra Usia Dini
- Henisda Febriana — Juara 3 Kelas A Putri Usia Dini
- Ghaffar Arief Purnomo — Juara 3 Kelas A Putra Usia Dini
- Mahesa Radika — Juara 3 Kelas G Putra Usia Dini
Ketua Pimda TS Kabupaten Madiun Bidang Prestasi, Bapak Agus Suprapto mengapresiasi hasil tersebut, “Alhamdulillah, selamat atas pencapaian luar biasa sebagai juara umum dalam ajang Bupati Cup. Prestasi ini tentu menjadi buah manis dari kerja keras seluruh siswa, guru pendamping, official, dan pihak MI Muhammadiyah Caruban,” tegasnya.
Tapak Suci MI Muhammadiyah Caruban Banjir Prestasi Tahun Ini
Tahun ini menjadi tahun milik Tapak Suci MI Muhammadiyah Caruban. Belum lama ini, kontingen MI Muhammadiyah Caruban juga baru saja meraih gelar Juara Umum kategori Usia Dini di ajang Invitasi Tapak Suci PIMDA Ponorogo.
Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Caruban, Mahda Nur Nabilla, mengatakan gelar juara umum yang diraih berturut-turut ini tidak lepas dari kerja keras para atlet.
“Selain hasil kerja keras para atlet, gelar juara umum yang berturut-turut diraih juga merupakan dukungan penuh dari orang tua dan kerja keras pelatih,” ujar Mahda Nur Nabilla.
Senada dengan itu, pelatih Tapak Suci MI Muhammadiyah Caruban, Rosida, berharap prestasi ini bisa menjadi pemantik semangat bagi atlet-atlet lainnya.
“Harapan kami, prestasi ini bisa membakar semangat atlet-atlet Tapak Suci di MI Muhammadiyah Caruban untuk mau berlatih lebih keras supaya bisa mempertahankan prestasi ini di ajang-ajang selanjutnya,” ujar Rosida.
Bagi MI Muhammadiyah Caruban, pencapaian ini bukanlah garis akhir, melainkan gerbang pembuka untuk melangkah ke level yang lebih tinggi hingga kancah Nasional maupun Internasional. Di sisi lain, kemenangan ini juga semakin membakar semangat para pelatih untuk terus membina generasi muda berprestasi demi melanjutkan estafet kejayaan di masa mendatang.






