Sragen – Dionisian Viva Manuskripta, siswa kelas 9H Saintek SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta, meraih juara 1 kategori SMP tingkat nasional pada Indonesia STEM Project Olympiad (ISPO) 2026. Prestasi tersebut diraih melalui karya penelitian berjudul Sistem Monitoring Kelembaban Tanah dan Penyiraman Tanaman Cabai Berbasis IoT. Kompetisi yang digelar dalam rangka Science Technology Engineering Mathematics (STEM) Festival ini diselenggarakan oleh SMA Trensains Muhammadiyah Sragen dan diikuti puluhan tim dari berbagai daerah di Indonesia, pada Sabtu (10/10).
“Saya ingin membuat sesuatu yang berguna bagi petani, terutama yang menanam cabai. Cabai sering kali gagal panen karena penyiraman yang tidak tepat,” ujar Dion. Menurutnya, sistem yang dikembangkan mampu memantau kelembaban tanah secara real-time melalui sensor IoT dan secara otomatis menyiram tanaman saat tanah terlalu kering, sehingga dapat mengurangi risiko gagal panen sekaligus menghemat penggunaan air.
Data kelembaban dapat dipantau melalui aplikasi, sementara pompa air (aktuator) bekerja secara otomatis berdasarkan ambang batas yang telah ditentukan. Dionisian berharap sistem yang diciptakannya dapat terus dikembangkan hingga dapat diaplikasikan langsung di lahan petani. “Saya masih ingin belajar lebih banyak tentang IoT dan pertanian cerdas. Juara 1 ini menjadi motivasi agar saya tidak berhenti berkarya,” ujarnya. Prestasi ini turut memperkaya catatan keberhasilan SMP Muhammadiyah 2 Yogyakarta di bidang STEM.






