Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi tuan rumah yang meriah untuk pembukaan cabang olahraga Tapak Suci dalam The 1st Muhammadiyah Games pada Jumat (15/5/2026) . Acara pembukaan digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS dan ditandai secara simbolis dengan penancapan pedang oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno.
Ketua Panitia The 1st Muhammadiyah Games, Dr. Nur Subekti, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada UMS atas dukungan penuh sebagai penyelenggara. Menurutnya, ajang ini mempertandingkan enam cabang olahraga utama, yaitu Tapak Suci (pencak silat), bola voli, atletik, panahan, bulu tangkis, dan tenis meja. Seluruh pertandingan akan berlangsung mulai 14 hingga 19 Mei 2026 di tiga kota: Yogyakarta, Solo, dan Purwokerto.Total peserta mencapai sekitar 2.250 orang, terdiri dari 1.950 atlet dari enam cabang resmi serta sekitar 300 peserta Senam Anak Indonesia Hebat sebagai acara pra-opening.
Nur Subekti juga menyampaikan visi jangka panjang agar Muhammadiyah Games kelak menjadi event bertaraf internasional yang setara dengan SEA Games atau Asian Games, dengan melibatkan warga Muhammadiyah dari berbagai negara.Sementara itu, Rektor UMS memberikan komitmen nyata bagi para atlet berprestasi. Siswa SMA/sederajat yang berhasil meraih medali akan mendapat prioritas masuk ke UMS tanpa tes dan kesempatan memperoleh beasiswa dari 11 skema yang tersedia.
Harun Joko Prayitno juga berharap agar Muhammadiyah Games dapat diselenggarakan secara rutin dan semakin besar, memanfaatkan jaringan PCIM Muhammadiyah di berbagai benua, serta lebih terbuka bagi masyarakat umum.Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan tiga pesan penting kepada seluruh peserta: pertama, bertandinglah dengan profesional sebagai bentuk ibadah (Lillahi Ta’ala yuhibbu); kedua, junjunglah semangat Tapak Suci berbasis iman dan akhlak; serta ketiga, ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, disiplin, dan tuntas hingga akhir (Yutimmulah).Ajang ini diharapkan menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga, melainkan wadah membangun prestasi sekaligus memperkuat nilai-nilai Muhammadiyah di kalangan generasi muda. (humas UMS)






