MADIUN – Peran mahasiswa dalam ruang publik kini semakin nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. Salah satu contoh inspiratif datang dari Yudha Setiawan, mahasiswa aktif semester 6 Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), yang sebelumnya Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD). Di sela-sela kesibukan akademiknya yang padat, Yudha mendedikasikan dirinya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP dan Damkar Kota Madiun.
Damkar Kota Madiun bukan sekadar instansi pemadam api, melainkan garda terdepan pemerintah yang bertugas melakukan pencegahan, penyelamatan korban, evakuasi satwa liar, hingga edukasi keselamatan darurat non-kebakaran. Guna merealisasikan fungsi pemberdayaan tersebut, Yudha bersama tim instruktur Damkar Kota Madiun rutin menggelar sosialisasi dan pelatihan mitigasi bencana. Baru-baru ini, bertempat di salah satu aula gedung perkantoran dan fasilitas umum di Kota Madiun, kegiatan edukasi ini dilaksanakan secara intensif pada hari kerja mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari pegawai instansi, pelajar, hingga relawan kebencanaan yang didukung penuh oleh BPBD dan tenaga kesehatan setempat. Edukasi ini dinilai krusial untuk meningkatkan pengetahuan publik mengenai bahaya kebakaran, melatih kesiapsiagaan mental saat kondisi darurat, serta meminimalkan risiko jatuhnya korban jiwa maupun kerugian materiil di lingkungan pemukiman perkotaan.
Proses edukasi dirancang secara interaktif dan sistematis. Dimulai dari persiapan lokasi, pemaparan teori pencegahan, demonstrasi taktis penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga simulasi evakuasi mandiri. Peserta juga diberikan kesempatan melakukan praktik langsung memadamkan api dengan pendampingan ketat dari petugas Damkar di lapangan. Melalui integrasi ilmu kesejahteraan sosial yang diperoleh di bangku kuliah dengan aksi nyata di dinas pemadam kebakaran, Yudha Setiawan membuktikan bahwa keselamatan lingkungan adalah pilar utama kesejahteraan masyarakat.






