MADIUN -Gelaran 1st International Conference on SDGs, Innovation, Global, and Local Challenge (ICSIGC 2026) yang bakal dihelat Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) pada 20-21 Oktober 2026 mendatang memperoleh respon positif dari khalayak luas.
Mereka tidak hanya datang dari layar belakang akademik tapi juga berasal dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, tidak hanya berasal dari perguruan tinggi dalam negeri tapi juga dari luar negeri.
Co-Chairs ICSIGC 2026, Malik Ibrahim, M.Sos menerangkan, peserta ICSIGC 2026 cukup signifikan secara kuantitas dan hingga saat ini pendaftaran masih dibuka bagi akademisi dalam dan luar negeri yang ingin mengikuti ICSIGC 2026.
“Antusiasme peserta cukup tinggi. Mereka berasal dari perguruan tinggi negeri yang memiliki nama besar dan juga dari anggota DPR RI, dari anggota Komisi I DPR RI, Bapak Anton Sukartono Suratto,” terang Malik Ibrahim, Kamis, 8 Oktober 2026.
Peserta
Sejumlah institusi yang tercatat dalam pendaftaran antara lain Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Bina Darma, Varee Chiang International School, Universitas Muhammadiyah Klaten, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Riau, Universiti Muhammadiyah Malaysia, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), PT PLN Indonesia Power UBP Bali, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Keberagaman afiliasi tersebut menunjukkan keterlibatan berbagai lingkungan akademik dan profesional dalam konferensi. Perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi swasta, institusi pendidikan internasional, serta sektor profesional turut menjadi bagian dari ruang pertukaran gagasan yang dibangun melalui ICSIGC 2026.
Panitia ICSIGC 2026 membagi dalam 4 (empat) klaster kepesertaan, yaitu General Presenter dengan biaya Rp 750 ribu, lalu Student Presenter dengan biaya Rp 300 ribu. Berikutnya, kategori General Participant sebesar 150 ribu dan Student Participant senilai 100 ribu.
“Alhamdulillah, minat peserta sangat banyak. Ada yang berasal dari luar negeri juga seperti dari Malaysia dan Australia. Mudah-mudahan gelaran iCSIGC 2026 ini mampu membangkitkan aura akademik di UMJT. Dan mudah-mudahan tahun depan, kita bisa menggelar konferensi internasional lebih baik lagi,” terang Malik Ibrahim.
ICSIGC 2026 akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 20–21 Oktober 2026.Pendaftaran dan pengiriman abstrak ICSIGC 2026 masih dibuka hingga tanggal 17 Oktober 2026 melalui laman resmi konferensi di https://conferences.umjt.ac.id.
Konferensi terbuka bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi, dan pemangku kebijakan yang ingin mempresentasikan hasil penelitian dan gagasan terkait tema pembangunan berkelanjutan. Informasi mengenai pendaftaran, ketentuan abstrak, biaya registrasi, serta agenda konferensi dapat diperoleh melalui laman resmi ICSIGC 2026.(*)




