Penang – Malaysia. Kongres IV Asosiasi Pendidikan Tinggi IlmuKomunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah(APIK-PTMA) sukses diselenggarakan secara hybrid di Eastin Hotel Penang, Malaysia pada 15-17 April 2026. Kegiatan inibertepatan dengan agenda internasional Jogjakarta Communication Conference (JCC) ke-7. Dihadiri oleh lebih dari30 Prodi Ilmu Komunikasi dari PTMA, kongres berlangsungdengan sangat kondusif.
Pelaksanaan kongres ini menegaskan komitmen kuat APIK-PTMA dalam memperkuat kolaborasi antaranggota PTMA sebagai kunci mendorong kemajuan pendidikan tinggi ilmukomunikasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.Tidak hanya itu, kongres ini juga menegaskan pentingnya estafetkepemimpinan dalam organisasi
Dalam kegiatan tersebut, Agus Triyono, S.Sos., M.Si. (Universitas Muhammadiyah Surakarta) resmi terpilih sebagaiKetua Umum APIK-PTMA periode 2026–2028, menggantikanDr. Choirul Fajri, S.I.Kom., M.A. Turut ditetapkan jajaranpengurus inti, yaitu Hari Akbar Sugiantoro, M.A. (Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta) sebagai Sekretaris Umum, serta Nur Maghfirah Aesthetika, M.Med.Kom. (UMSIDA) sebagaiBendahara Umum.
Ketua Umum terpilih, Agus Triyono, menegaskan pentingnyakolaborasi sebagai arah utama kepengurusan ke depan:
“Kongres ini menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuatsinergi seluruh anggota APIK PTMA. Kami akan mendorongkolaborasi yang lebih konkret dalam riset, kurikulum, dan pengembangan kapasitas agar mampu menjawab tantanganglobal dan kebutuhan industri komunikasi.”
Sementara itu, Ketua periode sebelumnya, Dr. Choirul Fajri, menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan baru:
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan seluruh anggota selama periode sebelumnya. Saya optimis kepengurusan baru dapat membawa APIK-PTMA semakin progresif, kolaboratif, dan berdampak luas bagikemajuan pendidikan ilmu komunikasi di PTMA.”
Pelaksanaan kongres yang beririsan dengan forum internasionalmenjadi momentum strategis untuk memperluas jejaring global sekaligus memperteguh peran APIK-PTMA sebagai motor penggerak kemajuan bersama di lingkungan PTMA.






