Zulfa Hasanah Sukses Pertahankan Tesis tentang Strategi Rebranding RSU Agung Mulia Pacitan

Yogyakarta – Mahasiswa Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit (MARS) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zulfa Hasanah, berhasil mempertahankan tesisnya pada Senin, 27 Juli 2026, di Ruang Sidang MARS UMY. Tesis berjudul “Strategi Rebranding RSU Agung Mulia melalui Promosi Kesehatan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat: Studi Kualitatif tentang Rekonstruksi Kepercayaan Publik” tersebut membahas upaya membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap RSU Agung Mulia Pacitan sebagai rumah sakit umum.

Sidang dipimpin oleh Dr. dr. Merita Arini, MMR sebagai Ketua Tim Penguji. Dalam pemaparannya, Zulfa menegaskan bahwa rebranding rumah sakit tidak cukup dilakukan melalui perubahan identitas visual, tetapi harus disertai penguatan layanan, komunikasi, dan keterlibatan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi dengan melibatkan manajemen rumah sakit, tenaga kesehatan, pasien, tokoh masyarakat, masyarakat Pacitan, serta pemangku kebijakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat dapat memperkuat kedekatan, kepercayaan, dan loyalitas masyarakat terhadap rumah sakit.

Salah satu tantangan utama yang ditemukan adalah masih kuatnya persepsi masyarakat terhadap identitas lama rumah sakit sebagai rumah sakit ibu dan anak (RSIA). Kondisi ini menunjukkan perlunya strategi komunikasi yang lebih kuat untuk memperkenalkan RSU Agung Mulia sebagai rumah sakit umum dengan layanan yang lebih luas. Dosen pembimbing, Dr. dr. Mahendro Prasetyo Kusumo, M.M, menilai penelitian tersebut relevan dengan kebutuhan rumah sakit saat ini. “Rebranding akan lebih kuat jika tidak hanya mengandalkan promosi, tetapi juga melibatkan masyarakat dan didukung komunikasi digital yang konsisten,” ujarnya. Selain berhasil mempertahankan tesis, Zulfa juga menghasilkan 2 (dua) publikasi pada jurnal nasional terakreditasi SINTA 2 dan 1 (satu) Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Capaian tersebut memperkuat kontribusi akademik sekaligus manfaat praktis penelitiannya bagi pengembangan layanan rumah sakit. Dosen penguji Dr. Fajar Junaedi juga memberikan apresiasi atas capaian riset Zulfa. (MPK)

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top