Kedatangan KKN Tapak Pengabdi Khatulistiwa UMY Disambut Pemkab Wakatobi, Kontribusi Nyata Kampus Berdampak

Wakatobi – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Tapak Pengabdi Khatulistiwa (Tabik) resmi tiba di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (31/6). Kedatangan mahasiswa tersebut disambut langsung oleh Pemerintah Kabupaten Wakatobi.

KKN UMY Tabik ditempatkan di Desa Mola Nelayan Bhakti dan akan berlangsung hingga pertengahan September. Ini merupakan tahun keempat kehadiran UMY di Wakatobi. Kehadiran mereka mendapat apresiasi dari warga setempat maupun pemerintah daerah. Ketua Tim KKN UMY Tabik, Muhammad Fathur Hamzah, menjelaskan fokus program yang akan dijalankan. “Kami ada program di empat bidang utama, yaitu lingkungan, pendidikan, sosial budaya, dan media. Melalui keempat bidang ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Mola Nelayan Bhakti serta mendukung pembangunan di Wakatobi,” ujarnya.

Program di bidang lingkungan diarahkan pada penguatan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian alam khas kepulauan. Di bidang pendidikan, tim akan mendampingi kegiatan belajar mengajar dan literasi. Sementara aspek sosial budaya difokuskan pada penguatan nilai-nilai lokal, dan bidang media dimanfaatkan untuk dokumentasi serta diseminasi kegiatan pengabdian.Kehadiran berulang UMY di Wakatobi dinilai sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat yang berkelanjutan. Pemerintah daerah dan warga Desa Mola Nelayan Bhakti menyambut positif kedatangan tim KKN ini dan berharap kerja sama yang terjalin dapat semakin memperkuat sinergi antara kampus dan daerah. Dosen pembimbing lapangan, Fajar Junaedi menambahkan bahwa program KKN UMY di Wakatobi yang telah berlangsung selama empat tahun menunjukan bukti keberlanjutan kampus berdampak.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top