Meneguhkan Dakwah Kemanusiaan : Milad ke-109 ‘Aisyiyah, PCA Ngampilan Hadirkan Refleksi, Kepedulian, dan Semangat Perdamaian

Yogyakarta – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ngampilan, Yogyakarta, menyelenggarakan PengajianTasyakur dan Refleksi Milad ‘Aisyiyah ke-109 pada Selasa(16/6) di SMP Muhammadiyah Purwodiningratan, Yogyakarta. Mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, kegiatan inimenjadi momentum penting untuk merefleksikan peranstrategis ‘Aisyiyah sebagai organisasi perempuan Islam berkemajuan yang terus memberikan kontribusi nyata bagi kemaslahatan.

Acara yang berlangsung pukul 09.00–11.30 WIB ini dihadirisekitar 200 peserta yang terdiri atas Pengurus Harian (PH) PCA Ngampilan serta perwakilan dari tujuh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Kapanewon Ngampilan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua PCA Ngampilan, Hj. Siti Bariah, B.A., yang dalam sambutannya menegaskanbahwa Milad ke-109 ‘Aisyiyah menjadi momentum untukmemperkuat komitmen dakwah yang berorientasi pada nilai-nilai kemanusiaan, inklusivitas, dan perdamaian.

“Selama lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah telah membuktikankiprahnya sebagai gerakan perempuan Islam yang tidak hanyafokus pada aspek keagamaan, tetapi juga aktif dalam bidangpendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaanmasyarakat. Dakwah ‘Aisyiyah adalah dakwah yang membangun peradaban dan menghadirkan manfaat bagiseluruh umat,” ujar Hj. Siti Bariah. “Aisyiyah diusia 109 Tahun, semakin bersemangat untuk memberikan manfaatnyata dan berdampak bagi kemaslahatan umat, dalam hal inikhususnya di Kecamatan Ngampilan melalui berbagaikegiatan yang bermanfaat untuk Masyarakat” tambahnya”.

Dalam sesi Pengajian Refleksi Milad, peserta mendapatkan pencerahan dari narasumber Lailatis Syarifah, Lc., M.A., yang mengajak seluruh kader ‘Aisyiyah untuk terus memperkuat semangat dakwah kemanusiaan di tengah berbagai tantangan sosial saat ini.

Menurutnya, dakwah kemanusiaan merupakan wujud nyataajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin, dengan menempatkan nilai kasih sayang, solidaritas sosial, dan perdamaian sebagai landasan utama dalam setiap gerakan.

Dalam paparannya,  mengajak seluruh kader ‘Aisyiyahuntuk terus memperkuat nilai-nilai Islam berkemajuan melalui dakwah yang inklusif, berkeadaban, dan berpihak pada kemanusiaan.

Menurutnya tantangan sosial yang semakin kompleksmembutuhkan peran aktif organisasi perempuan dalammembangun ketahanan keluarga, memperkuat solidaritassosial, serta menumbuhkan budaya damai di tengahMasyarakat, terutama di era media sosial dakwah kita harus adaptif menyesuaikan dengan perkembangan zaman, dakwahtidak hanya dengan lisan, tetapi juga dengan tertulis bahkansaat ini juga bisa dilakukan dengan media sosial. “‘Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang harmonis, inklusif, dan berkeadilan. Dakwah tidak hanya diwujudkan melalui ceramah, tetapi juga melalui aksi nyatayang menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Lailatis Syarifah.

Selain pengajian refleksi, rangkaian Milad ke-109 ‘AisyiyahPCA Ngampilan juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatanyang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, antaralain pemeriksaan kesehatan gratis, pentas seni dari TK ABA Purwodiningratan dan TK ABA Ngadiwinatan, serta bazar UMKM yang diikuti oleh tujuh ranting ‘Aisyiyah di wilayah Ngampilan. Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satubentuk kepedulian ‘Aisyiyah terhadap peningkatan kualitaskesehatan masyarakat. Sementara itu, pentas seni anak-anakTK ABA menampilkan kreativitas dan bakat generasi muda sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter sejak usia dini.

Tidak kalah menarik, bazar UMKM menghadirkan berbagaiproduk unggulan hasil karya kader dan warga ‘Aisyiyah dari tujuh ranting, sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan kemandirian keluarga.

Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangatgotong royong tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa ‘Aisyiyah terus hadir sebagai organisasi sosial-keagamaan yang relevan, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat.

Memasuki usia ke-109 tahun, ‘Aisyiyah meneguhkan komitmennya untuk terus bergerak, berkontribusi, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan umat melaluidakwah yang berorientasi pada kemanusiaan dan perdamaian.

Sebagai organisasi perempuan Muhammadiyah yang telah berdiri sejak tahun 1917, ‘Aisyiyah terus memperluas kiprahnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan pemberdayaan perempuan. Melalui berbagai program yang berkelanjutan,‘Aisyiyah membuktikan dirisebagai gerakan sosial yang memberikan dampak nyata bagikemaslahatan umat dan kemajuan bangsa.

Melalui peringatan Milad ke-109 ini, PCA Ngampilan berharap seluruh kader ‘Aisyiyah semakin memperteguhkomitmen dalam menjalankan dakwah yang mencerahkan, memperluas manfaat bagi sesama, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan kemanusiaan.

Dengan semangat “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaanuntuk Mewujudkan Perdamaian”,‘Aisyiyah terus melangkah sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang menghadirkan  rahmatan lil ‘alamin demi terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, dan berkeadaban.

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top