Menguatkan peran kampus berdampak, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) menyelenggarakan pelatihan keterampilan berbahasa dan bersastra pada Sabtu (18/7) di Aula Bakorwil I Kota Madiun, Jawa Timur.
Kegiatan terlaksana berkat kerja sama Departemen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), FBSB UNY, dengan SMP MBS Prof. Hamka dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Swasta SMP Kota Madiun.
Pelatihan yang dilaksanakan yakni keterampilan penulisan kreatif untuk siswa dan lokakarya telaah framework dan konstruksi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) bahasa Indonesia.
Ust. Imron Wafdurrahman, S.S., M.Pd., kepala sekolah SMP MBS Prof. Hamka dan ketua MKKS SMP Swasta Kota Madiun, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan menulis kreatif ini diikuti oleh 62 peserta dari SMA, SMP, SD, dan MI yang terpilih.
Peserta berasal dari berbagai wilayah seperti Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi. Sementara peserta pelatihan TKA Bahasa Indonesia melibatkan guru-guru Bahasa Indonesia SMP swasta dan kepala sekolah SD dan MI.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini anak-anak didik dapat meningkatkan kemampuan literasi mereka, hingga dapat berkipirah di tingkat nasional,” ujar Ust. Imron Wafdurrahman, S.S., M.Pd., yang merupakan alumnus Prodi Sastra Indonesia, UNY.
Pelatihan dihadiri pula oleh Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Madiun, Endang Liliek Utami, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan. Ia memandang literasi merupakan hal yang penting untuk meningkatkan peringkat rapor pendidikan serta meningkatkan citra sekolah.
Ibu Endang Liliek Utami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan TKA di Kota Madiun, khususnya bahasa Indonesia.” Dalam sambutannya, ia juga mengenang masa perkuliahan sebagai alumni IKIP Yogyakarta (cikal UNY) angkatan tahun 1983, program studi bahasa dan sastra Inggris.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun, Ir. H. Sutomo, S.T., menyambut gembira hadirnya pelatihan dan pembimbingan menulis kreatif serta bedah soal TKA. Terlebih karya-karya siswa akan dibukukan, sehingga PDM akan mengambil peran dengan memberikan hadiah pada karya-karya siswa yang terbaik nantinya.
Pentingnya menulis
Kegiatan PkM ini diketuai oleh Prof. Dr. Drs. Anwar Efendi, M.Si. Dalam pemaparannya tentang menumbuhkan dan mengembangkan potensi kreatif siswa, Prof. Anwar menjelaskan pentingnya menulis dengan mengutip satu peribahasa Latin:
“Verba volant, scripta manent. Apa yang kita ucapkan hilang bersama angin. Apa yang kita tuliskan abadi bersama waktu.”
Mengingat pentingnya menulis, maka perlu dilakukan bukan hanya pelatihannya, tetapi bimbingan. Oleh karena itu, selain pertemuan pertama pada Sabtu (18/7) akan dilakukan pendampingan-pendampingan hingga buku dapat diterbitkan dan diluncurkan.
“Harapannya dapat digunakan untuk portofolio prestasi siswa nantinya,” ujar Prof. Anwar Efendi. “Setiap anak adalah bintang, hanya saja berbeda waktu bersinarnya. Dengan berlatih menulis, harapannya potensinya dapat muncul.”
Pada materi kedua, tentang menggali, memilih, dan mengolah ide penulisan kreatif disampaikan oleh Faisal Isnan, M.Pd. dan Eko Triono, M.Pd. Peserta diajak diskusi interaktif dalam mengenal karya kreatif dan caranya menggali ide.
Materi ketiga, tentang kerangka dan alur cerita pendek disampaikan oleh Risda Nurwidia, M.Pd. dan Dr. Awla Akbar Ilma, M.A. Pada tahap ini peserta menggali lebih dalam tentang unsur-unsur dalam cerita termasuk cara mengembangkan tokoh.
Sesi diskusi dan pembagian kelompok dipandu oleh Dr. Mawaidi, M.Pd. dan Muhammad Alfian Hermawan, M.Pd. Sesi ini membagi siswa ke dalam beberapa kelompok beserta guru pendamping dan dosen pengampu. Tahap ini dilakukan untuk memulai pendampingan yang akan dilakukan secara daring, hingga naskah final dan dapat diterbitkan dalam bentuk buku.
Sementara pelatihan dan pendampingan penulisan kreatif siswa dilakukan di lantai I Aula Bakorwil I Kota Madiun, lokakarya telaah framework dan konstruksi TKA bahasa Indonesia SMP dilaksanakan di Lantai II dengan pemateri Prof. Dr. Anwar Efendi, M.Si.
Dengan dilaksanakannya pengabdian ini, harapannya kampus mampu memberikan dampak nyata bagi kebutuhan masyarakat sesuai dengan bidang yang diperlukan.(*)
Penulis: Eko Triyono M.Pd






