Milad ke-64 RSI Siti Aisyah Madiun: Luncurkan Layanan Unggulan Nyeri, Serahkan CSR BPJS Kesehatan, dan Layani 200 Pasien dalam Bakti Sosial

MADIUN – Memperingati Milad ke-64, RSI Siti Aisyah Madiun menggelar serangkaian kegiatan yang memadukan inovasi pelayanan kesehatan dengan aksi sosial bagi masyarakat. Acara yang berlangsung di Gedung A.R. Fachruddin Lantai 2, RSI Siti Aisyah Madiun ini dihadiri oleh jajaran Pemkot Madiun, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, serta ratusan peserta bakti sosial.

Mengusung semangat “RSI Peduli Profesional dan Islami, Dengan Sinergi dan Kolaborasi” peringatan milad tahun ini menjadi momentum bagi RSI Siti Aisyah Madiun untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat, khususnya melalui layanan medis unggulan dan program kepedulian sosial.

Acara diawali dengan pembukaan resmi dan sambutan dari jajaran direksi RSI Siti Aisyah Madiun. Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR., FISQua, menyampaikan bahwa perjalanan rumah sakit selama 64 tahun merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Berbagai perkembangan telah dilakukan, baik dari sisi peningkatan sumber daya manusia, fasilitas pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi kesehatan modern.

Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan saat ini menuntut rumah sakit untuk terus berinovasi agar mampu memberikan pelayanan yang semakin cepat, tepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Oleh karena itu, pada momentum Milad ke-64 ini RSI Siti Aisyah Madiun menghadirkan salah satu layanan unggulan terbaru yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Salah satu agenda utama dalam peringatan Milad ke-64 adalah peresmian Layanan Unggulan Penanganan Nyeri (Pain Management Service). Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Setda Kota Madiun, Totok Sugiarto, didampingi Direktur RSI Siti Aisyah Madiun, dr. Donna Dwi Yudhawati, MMR., FISQua, bersama jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Madiun dan Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU).

Prosesi peresmian ditandai dengan Pemukulan Gong sebagai simbol dimulainya operasional layanan unggulan tersebut.Dalam sambutannya, Totok Sugiarto menyampaikan apresiasi kepada RSI Siti Aisyah Madiun yang selama ini terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Kota Madiun dan sekitarnya. Kehadiran layanan khusus penanganan nyeri dinilai menjadi langkah strategis karena keluhan nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat dan memerlukan penanganan secara komprehensif.Layanan Penanganan Nyeri di RSI Siti Aisyah Madiun dirancang untuk memberikan pelayanan terpadu bagi pasien dengan berbagai jenis keluhan nyeri, seperti nyeri tulang belakang, nyeri sendi, nyeri saraf, nyeri akibat cedera, nyeri pascaoperasi, hingga nyeri kronis yang telah berlangsung lama.

Pelayanan tersebut ditangani oleh dokter-dokter yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya dengan pendekatan multidisiplin. Selain didukung tenaga medis profesional, layanan ini juga dilengkapi berbagai peralatan medis modern dan teknologi terkini sehingga proses diagnosis maupun terapi dapat dilakukan secara lebih akurat, efektif, dan aman.

Dengan hadirnya layanan ini, masyarakat tidak perlu lagi mencari pelayanan serupa ke luar daerah karena kini dapat memperoleh penanganan yang komprehensif di RSI Siti Aisyah Madiun.

Tidak hanya menghadirkan inovasi pelayanan kesehatan, RSI Siti Aisyah Madiun juga menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan melalui penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada BPJS Kesehatan Kantor Cabang Madiun.

Program CSR tersebut berupa bantuan pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi 50 warga yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pihak BPJS Kesehatan sebagai bentuk sinergi antara rumah sakit dan penyelenggara jaminan kesehatan nasional.Melalui program ini, RSI Siti Aisyah Madiun akan membayarkan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 50 warga tersebut selama satu tahun penuh.

Program CSR ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki perlindungan jaminan kesehatan sehingga mereka dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih mudah tanpa terbebani biaya kepesertaan.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kepedulian RSI Siti Aisyah Madiun terhadap masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan dukungan dalam memperoleh akses layanan kesehatan. Kemudian Rangkaian Milad ke-64 mencapai puncaknya dengan pelaksanaan Bakti Sosial Layanan Nyeri yang diikuti sekitar 200 pasien dari Kota Madiun maupun luar wilayah dan sekitarnya.

Sejak pagi hari, peserta telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara langsung dari tim dokter spesialis di RSI Siti Aisyah Madiun.

Para pasien menjalani proses registrasi,dari Panitia pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga mendapatkan tindakan sesuai dengan jenis keluhan nyeri yang mereka alami. Berbagai kasus yang ditangani meliputi nyeri pinggang, nyeri leher, nyeri lutut, nyeri bahu, nyeri akibat saraf terjepit, nyeri persendian, serta berbagai keluhan muskuloskeletal lainnya.

Seluruh pelayanan dilakukan oleh dokter-dokter ahli yang berpengalaman dengan dukungan fasilitas kesehatan modern sehingga peserta memperoleh pelayanan yang optimal.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Banyak peserta mengaku terbantu dengan adanya bakti sosial tersebut karena mereka dapat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis tanpa harus mengeluarkan biaya.

Memasuki usia ke-64 tahun, RSI Siti Aisyah Madiun terus berkomitmen menjadi rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, Islami, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Peluncuran Layanan Unggulan Penanganan Nyeri menjadi salah satu langkah strategis rumah sakit dalam menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang semakin lengkap dan modern. Sementara itu, program CSR kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi bukti bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya diwujudkan melalui pengobatan, tetapi juga melalui kepedulian sosial agar masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan secara lebih luas.

Melalui semangat Milad ke-64, RSI Siti Aisyah Madiun berharap dapat terus tumbuh sebagai rumah sakit pilihan masyarakat yang mampu memberikan pelayanan terbaik, mengembangkan inovasi kesehatan, serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, Muhammadiyah, BPJS Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.(MJK).

Bagikan

Baca juga

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Trending

Scroll to Top