MADIUN – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Madiun 2022-2027, Dr.Agus Tri Cahyo,MA telah pulang ke haribaan Allah SWT pada Ahad pagi, 15 Agustus 2026.
Sebelumnya, mantan Sekretaris PDM Kabupaten Madiun mendapat perawatan di RSI Siti Aisyah Kota Madiun di usia 51 tahun.
Berpulangnya Dr. KH Agus Tricahyo menjadi kabar tak terduga, mencengangkan sekaligus menghadirkan rasa bela sungkawa tak terhingga bagi khalayak luas tidak hanya Muhammadiyah namun juga dari luar Muhammadiyah.
Bagi khalayak persyarikatan Muhammadiyah di wilayah Mataraman, Agus Tricahyo tentu bukan sosok yang biasa-biasa saja, ia adalah contoh nyata kader Muhammadiyah yang konsisten bergerak, berdakwah membesarkan Muhammadiyah.
Sahabat perjuangan di Muhammadiyah, Drs. Suyono, MPd menyampaikan kiprah Dr. KH Agus Tricahyo dalam gerakan Muhammadiyah di Kabupaten serta Kota Madiun (sebelum dipisah) dan menjadi PDM Kabupaten Madiun bisa menjadi contoh bagi kader-kader muda Muhammadiyah.
Jejak akademisi
Pria kelahiran 16 Juli 1975 ini memiliki rekam jejak akademisi yang menawan dengan lulus dari SMA serta pondok pesantren sekaligus di SMAN 1 Geger Kabupaten Madiun dan Pondok Pesantren Sabilurrosyad Gasek Malang.
Berikutnya ia merampung jenjang pendidikan di perguruan tingginya mulai dari S1 Jurusan Bahasa Arab di UIN Malang, S2 Jurusan Bahasa Arab UIN Malang dan terakhir S3 Jurusan Bahasa Arab UIN Malang.
Jejak akademisi yang nyaris lengkap itulah yang membuat penulis yang pernah sejenak berkomunikasi dengan Dr Agus Tricahyo beberapa waktu lalu menghadirkan pemahaman sebagai sosok yang fasih dalam menerangkan proses pengembangan SDM mahasiswa pondok pesantren.
Rekam jejak persyarikatan
Dosen UIN Ponorogo tersebut memiliki rekam jejak karir di Muhammadiyah dari bawah dengan menjadi Ketua Umum Sementara Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).
Lalu menjadi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Kota Kabupaten Madiun 2005-2010.
Setelah itu menjadi Sekretaris PDM Kabupaten Madiun 2017-2022 dan menjadi Ketua PDM 2022-2027.
Dalam masa hidupnya, Dr. Agus Tricahyo, MA juga pernah menjadi pengurus MUI Kabupaten Madiun serta anggota BPH UMJT madiun.
Sosok Humanis
Suyono menyampaikan Dr. Agus Tricahyo merupakan pribadi yang humanis, demokratis sekaligus pemberani.
“Langkah gerakannya tak henti menerjang sekat-sekat kekakuan dan kebekuan gerakan dakwah Islam Sikapnya jernih tapi berani,” ujar Sekretaris PDM Kota Madiun tersebut, Ahad, 16 Agustus 2026.
Selain itu, Almarhum dikenal sebagai inisiator serta mediator yang dapat diterima banyak kalangan sebagai sosok yang menyuarakan pesan agama berkarakter “tengahan” untuk semua ormas agama.
“Beliau juga tokoh utama dialog agama di Madiun Raya dengan konsisten menyuarakan dakwah penuh kesejukan dan kedamaian di internal muhammadiyah dan eksternal,” ujar Suyono.
Suyono menambahkan, dalam kehidupan berkeluarga, Dr.Agus Tricahyo dikenal sebagai ayah dan dan suami pendidik yang santun sekaligus kaya teladan.Pesan dakwah yang selalu disampaikanAlmarhum dalam masa hidupnya selalu menyampaikan pesan mengenai Islam Wasathiyah / Islam Tengahan.
Kemudian menggagas 7 pesan luhur yaitu Tawasuth, I’tidal, Tasamuh, Syura, Islah, Qudwah, Muwatonah, serta Islam harus jadi rahmatan lil’alamin.
Gerakan dakwah yang disampaikan almarhum adalah mengenai dakwah kultural dengan menyampaikan pesan pentingnya memperkuat landasan budaya masyarakat, bukan sekadar pakai seni juga sebagai media dakwah.
Gerakan dakwah yang lain adalah memakmurkan masjid dimana beliau tinggal dengan tidak hanya hadir fisik, tapi amal & peran aktif dengan landasan yang selalu dibawa adalah Islam Wasathiyah arah Islam Tengahan.
“Beliau juga kerap menyuarakan pesan agar masyarakat jangan terbawa arus politik dengan Muhammadiyah harus menjaga kepercayaan dan ukhuwah,” ujar Suyono.
Pesan lain yang kerap dihadirkan almarhum adalah soal pemimpin harus responsif juga pemimpin yang harus paham Al-Qur’an, As-Sunnah, ideologi Muhammadiyah, dan mampu bangun relasi diinternal dan eksternal.
“Kepada generasi muda, Dr.Agus Tricahyo selalu menyampaikan pesan untuk menjadi generasi yang tidak hanya bisa bermimpi, tetapi mampu mewujudkan mimpi tersebut dengan kerja keras, ketulusan, dan komitmen terhadap nilai-nilai luhur Islam,” jelas Suyono.(*)
Obituari Dr Agus Tricahyo ini ditulis dari hasil wawancara tertulis dengan Drs.Suyono, MPd dengan menggali informasi mengenai sosok Dr Agus Tricahyo dari PDM Kabupaten Madiun.






